Kendaraan tak dibatasi, kemacetan Jakarta naik 13% tiap tahun

Senin, 12 Januari 2015 17:04 Reporter : Juven Martua Sitompul
Macet Jakarta. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Tingginya angka pertumbuhan kendaraan roda empat ditambah lambatnya penambahan ruas jalan menjadi alasan kemacetan akan terus menghantui ibu kota. Diprediksi kemacetan akan bertambah 10-13 persen tiap tahunnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul mengatakan jumlah kendaraan pada tahun 2014 lalu mencapai 17.523.967 unit. Hal itu tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan yang hanya 0,01% pertahun.

"Saat ini kan memang tidak ada pembatasan, jadi setiap tahunnya terus bertambah. Jadi kemacetan tiap tahunnya semakin meluas," kata Martin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/1).

Selain itu, dia menambahkan bukan hanya volume kendaraan yang terus mengalami peningkatan. Kualitas udara di ibu kota pun semakin memburuk. "Imbasnya bukan hanya ke jalan dan macet, tapi juga ke kualitas udara yang semakin tidak sehat," imbuhnya.

Maka untuk itu, lanjut dia, kebijakan dalam pembatasan jumlah kendaraan di Jakarta harus dilakukan. Pasalnya, kebijakan itu diharapkan dapat menekan jumlah volume kendaraan yang terus mengalami pertumbuhan secara signifikan.

"Pengurangannya bisa melalui ganjil genap, warna kendaraan atau ERP yang saat ini sudah diujicobakan," tuturnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Kemacetan Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.