Kendalikan Kerumunan di Pasar Tanah Abang, 2.500 Personel Dikerahkan

Minggu, 2 Mei 2021 16:16 Reporter : Bachtiarudin Alam
Kendalikan Kerumunan di Pasar Tanah Abang, 2.500 Personel Dikerahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil di Tanah Abang, Minggu (2/5). ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang sejak kemarin menjadi sorotan. Di tengah pandemi Covid-19, ribuan warga tumpah ruah di pasar itu tanpa adanya menjaga jarak.

Melihat situasi ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil segera meninjau lokasi. Mereka mengerahkan sekitar 2.500 personel untuk mengendalikan kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang.

"Nah untuk pengendalian, kita kerahkan sekitar 2.500 personel, terdiri dari polisi ada Brimob, Sabhara. Dari TNI ada dari Koodam, dari Angkatan Laut Marinir, Angkatan Udara Paskhas, dan juga Satpol PP," kata Anies saat kunjungan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5).

Anies menjelaskan, tujuan dari diterjunkan personel gabungan ini untuk menjaga ketertiban protokol kesehatan para pengunjung. Selain itu, jam tutup pasar juga akan dilakukan bertahap mulai jam 16.00 dan 17.00 WIB sore.

"Ini untuk menghindari keluar bersamaan dan kemudian menuju ke titik yang hampir sama. Karena kereta api kemarin sekitar 45 ribu, jadi hampir separuh menggunakan kereta api. Sore hari ini pengendalian di pasar dan sekitar stasiun," terang Anies.

"Nanti akan ada petugas Marinir dan Paskhas untuk mengendalikan antrean ketika masuk ke stasiun, agar mengikuti prokes," tambahnya.

Sebelumnya, Polri bersama TNI memutuskan untuk mendirikan posko pengamanan dalam rangka menyikapi kerumunan yang terjadi di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pada Sabtu (1/5) kemarin.

"Menyangkut masalah yang ramai di Tanah Abang, pertama kita dari pihak kepolisian akan menindaklanjuti kita akan melakukan pendisiplinan masyarakat untuk masyarakat taat aturan 5M jangan sampai terjadi kerumunan lagi di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (2/5).

Menurut Yusri, kerumunan masyarakat di saat pandemi Covid-19 di Pasar Tanah Abang harus disikapi dengan serius. Oleh sebab itu, mulai hari ini, Minggu (2/5), tim gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah akan memperketat pengawasan protokol kesehatan di lokasi.

"Pos pengamanan di sana dari polisi, TNI dan pemerintah daerah di sana, kita siapkan masker, kita ketatkan patroli bersama di situ untuk menghindari kerumunan," tutur Yusri.

Selain itu, Yusri menyampaikan, guna mencegah potensi terjadi kerumunan di Pasar Tanah Abang, aparat gabungan juga akan menerapkan skema skala prioritas untuk masyarakat pembeli dengan kuota grosiran di lokasi tersebut.

"Kita akan mengatur skala prioritas belanja untuk pasar grosir Tanah Abang bagi pengunjung yang beli grosiran yang biasanya pembelanja antara kota. Lalu yang pembelanja untuk pribadi kita urai di pasar khusus yang bukan jual grosiran," terangnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini