Kawasan Senen disebut Ahok jorok, ini tanggapan wali kota Jakpus

Senin, 25 Juli 2016 14:34 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kawasan Senen disebut Ahok jorok, ini tanggapan wali kota Jakpus Truk sampah. ©2016 merdeka.com/adi nugroho

Merdeka.com - Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengakui sejumlah lokasi di wilayahnya seperti kawasan Cempaka Putih dan Senen belum bersih dari sampah. Pernyataan ini menyusul kritik gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atas penghargaan Adipura Kirana yang diterima Pemkot Jakarta Pusat.

Ahok heran kota Jakarta Pusat bisa mendapat penghargaan. Sebab, menurutnya, kawasan Senen masih jauh dari kata bersih dan malah terlihat jorok. Mangara mengaku tidak masalah dengan kritik itu. Baginya, kritik dan penghargaan itu menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja.

"Kami tidak mengklaim diri bahwa Jakarta pusat bersih sebelumnya. Tapi kami akan terus melakukan effort dan tentunya kami mendapat penghargaan ini jadi penyemangat kami bekerja. Lebih rajin lagi lah semua," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Senin (25/7).

Dia berjanji ucapan Ahok akan disampaikan kepada seluruh anak buahnya di Jakarta Pusat. Mangara mengklaim kinerja yang dilakukan tidak untuk mengejar penghargaan. Tetapi, karena ingin membangun dan membuat Jakarta lebih baik.

"Apa yang dikatakan pak gubernur tadi memang kami tanamkan di jajaran Jakarta pusat. Bahwa apa yang kami lakukan bukan semata-mata dalam mengejar penghargaan, tidak. Tetapi bagaimana Jakarta ini bisa lebih bagus, banjirnya bisa dikurangi, sampahnya bisa dikurangi," jelas Mangara.

Meski dikritik Ahok kawasan Senen jauh dari bersih, Mangara memastikan seluruh jalan-jalan protokol di Jakarta Pusat sudah bersih dari sampah sejak pukul 07.00 WIB pagi.

"Tetapi kami klaim bahwa jam 7 pagi seluruh jalan protokol di Jakarta Pusat bersih. Kami sudah sepakat seluruhnya. Seluruh jalan protokol jam 7 bersih dari sampah," pungkasnya.

Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali mendapatkan penghargaan Adipura Kirana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak 4 tahun lalu. Terakhir, Jakarta Pusat mendapatkan penghargaan ini pada tahun 2012.

Penghargaan Adipura Kirana ini diberikan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016 Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Istana Siak Sri Indrapura, Riau pada 22 Juli lalu.

Untuk diketahui, Penghargaan Adipura, Kalpataru serta Adiwiyata Mandiri merupakan wujud apresiasi kepada pimpinan daerah, para pejuang lingkungan serta sekolah atau guru peduli lingkungan yang berhasil dalam melakukan upaya pengelolaan lingkungan di daerah. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Piala Adipura
  3. Ahok
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini