Kata-kata saat kampanye, sekarang waktunya Anies bekerja

Sabtu, 3 Februari 2018 06:01 Reporter : Fikri Faqih
Kata-kata saat kampanye, sekarang waktunya Anies bekerja Anies Baswedan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan, jangan pernah membandingkan kata-kata dengan kerja nyata. Karena dengan kata-kata seseorang bisa terinspirasi untuk bekerja. Dia mencontohkan dengan apa yang dituliskan oleh RA Kartini, di mana menginspirasi RSIA Budi Kemuliaan.

"Sering sekali kita menganggap yang penting kerja, kata-kata tidak penting. Saudara sekalian, RA Kartini adalah bukti paling otentik bahwa Budi Kemuliaan hadir karena kekuatan kata-kata. Jangan pernah remehkan kekuatan kata-kata," katanya di RSIA Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Jumat (2/2).

Namun, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menilai, Anies dan wakilnya, Sandiaga Uno sudah tidak perlu lagi menebar kata-kata manis. Pasalnya, kini masyarakat tengah menunggu bukti nyata dari janji yang sebelumnya mereka umbar saat kampanye.

"Sekarang waktunya menunjukkan kerja nyata, kepada seluruh warga Jakarta. Rangkaian kata sudah disampaikan ketika kampanye, saatnya sekarang mewujudkan kata-kata itu," katanya kepada merdeka.com, Jumat (2/2).

Dalam tiga bulan terakhir, Anies-Sandi tengah mengebut program yang telah mereka janjikan selama kampanye. Mulai dari menutup Alexis, menghentikan reklamasi, membuka Monas untuk acara agama dan hunian DP 0 Rupiah.

Namun, Gembong menilai, apa yang telah dilakukan Anies-Sandi saat ini masih jauh panggang dari api. Bahkan, dia mengatakan, kebijakan yang dibuat, seperti mengaktifkan kembali becak di ibu kota malah menyebabkan perdebatan bukannya solusi.

"Ya artinya sekarang jangan justru ada dikotomi antara kata dan kerja. Semua yang dia wujudkan rakyat yang menilai, apa kalau sudah membolehkan becak beroperasi di Jakarta itu sudah menunjukkan kinerja yang baik? Biar rakyat yang menilai," jelasnya.

Sementara itu, politisi Gerindra Prabowo Soenirman menjelaskan, Anies hanya ingin memberikan semangat kepada jajarannya dengan kata-kata. Sehingga, dia menilai, apa yang disampaikan mantan Menteri Pendidikan itu merupakan hal yang biasa saja.

"Semua orang juga butuh motivasi kata-kata. Jadi harus dilakukan terus menerus gak ada masalah. Tujuannya kan untuk memberikan semangat stafnya, jadi lumrah dan biasa aja sebetulnya," tutupnya.

Sebelumnya, Anies tak memungkiri bahwa kerja nyata memang penting. Namun dia menjelaskan terdapat tiga level sebelum capai tahap praktik, antara lain gagasan, narasi, barulah kerja.

"Kita sebelum kerja harus ada gagasan, harus ada kata-katanya lewat narasi, lalu kerja," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini