Kasus Corona Terus naik, Bagaimana Stok APD di RSPI, RSUD Pasar Rebo & Wisma Atlet

Rabu, 1 April 2020 15:19 Reporter : Ronald
Kasus Corona Terus naik, Bagaimana Stok APD di RSPI, RSUD Pasar Rebo & Wisma Atlet Rapid Test di Bogor. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Sampai Selasa 31 Maret kemarin, total kasus positif mencapai 1.528 orang.

Mengacu data tersebut, kebutuhan alat pelindung diri (APD) tentunya semakin meningkat. Mengingat, tenaga medis kian sibuk menangani pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Pemerintah Indonesia telah mendistribusikan ribuan alat-alat kesehatan dan juga Alat Pelindung Diri (APD) ke beberapa daerah. Tetapi bagaimana ketersediaan APD di rumah sakit rujukan?

merdeka.com coba menghimpun data ketersediaan dari tiga rumah sakit di Jakarta:

1 dari 3 halaman

RSPI Sulianti Saroso

Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, mengatakan di tempatnya ketersediaan APD masih mencukupi. Cukup dalam arti untuk satu sampai dua pekan ke depan.

"Cukup, sampai saat ini masih cukup. Mungkin dua Minggu ke depan masih ada," katanya kepada merdeka.com, Rabu (1/4).

Pihak rumah sakit, katanya, sudah meminta kembali ke pemerintah. "Kita sudah minta lagi. Saya lupa jumlahnya dan lupa kapan mintanya. Tapi secara rutin sudah kita minta ke BNPB dan badan kesehatan ya," katanya.

Terpisah, Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSPI Sulianti Saroso, Tiur Sani, juga membenarkan APD dalam jumlah cukup. Selain dari pemerintah, pihaknya juga mendapatkan donasi APD.

"Dalam tanda kutip masih ada barangnya, kan donasi selalu ada sampai langsung didistribusi. Masih ada kalau untuk seminggu dua minggu ke depan. Tapi kan kebutuhan suka mendadak, kalau pasien nya nambah kebutuhan APD nya makin banyak juga kan," ujarnya.

Untuk satu hari, lebih kurang ratusan APD terpakai menyesuaikan jumlah dokter dan perawat yang bertugas

"Kalau tim medis sekitar perawat dokter sekitar 350 tim kami. (350 per hari) Iya kalau jatuhnya segitu selama 24 jam. Kebanyakan. Kami betul-betul donatur kita tampung ya ditambah yang pemerintah, cuma sekarang berpikir seminggu dua minggu ke depan, besok kalau pasien tambah bisa berkurang kan jadi hanya sekian hari," sambungnya.

Menurut Tiur, pihaknya telah meminta ke Kemenkes. Biasanya, lanjutnya Tiur, APD tiba sebanyak 1.500 unit.

"Yang pemerintah sekali datang 1.500 ada 700 banyak lah," katanya.

2 dari 3 halaman

RSUD Pasar Rebo

Kepala Humas dan Pemasaran RSUD Pasar Rebo, Unjuk Kita Merda, juga mengatakan ketersediaan APD di tempatnya sangat cukup. Tetapi dia tidak bisa memprediksi stok yang ada sampai kapan, sebab bergantung pada jumlah pasien yang masuk.

"Sampai saat ini kita masih ada, kita juga dari donasi-donasi banyak. Saya nggak bisa pastiin karena kebutuhan itu belum bisa pasti kondisi pasien, tapi sampai sat ini masih cukup, dengan adanya donasi kita bersyukur juga," kata Merda.

3 dari 3 halaman

RS Darurat Wisma Atlet

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan), I Laksdya TNI Yudo Margono, juga mengatakan hal yang sama. APD di rumah sakit darurat itu masih dalam kondisi aman.

"Masih cukup, karena belum ada laporan kekurangan dari satgaskes," ujar Yudo.

Informasi yang Yudo terima, pemerintah sedang membagikan 5 juta APD ke berbagai daerah.

"Dari Kemenkes ada 5 juta APD yang akan dibagi-bagi," ujar Yudo. [lia]

Baca juga:
Dosen UNS Bikin APD dari Jas Hujan Dilengkapi Power Bank
Tersisa 800 Unit, Tenaga Medis di Jawa Barat Butuh 30 Ribu APD Tambahan
Curhat Dokter Tangani Pasien Covid-19 Tanpa APD Lengkap Serasa Mau Mati Konyol
DPR Bakal Kawal Distribusi Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Medis
Galeri Busana di Banyumas Produksi Baju Hazmat Gratis Untuk Tenaga Medis

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini