Kakak mahasiswi Binus duga Riki disembunyikan ibunya

Selasa, 8 Oktober 2013 14:13 Reporter : Al Amin
Riki Halim Levin. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Riki Halim Levin (23), tersangka penyiraman air keras ke tubuh Lynia Davega (19) diketahui sebagai anak yang dimanja orangtuanya. Anak sulung dari tiga bersaudara itu dikenal dekat dengan ibunya.

"Si Riki itu dimanja banget sama mamanya, semua temannya bilang gitu," kata kakak korban, Ilyas (30) saat ditemui di kos Brownies, di Jl U No 7B, RT 9 RW 15, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (8/10).

"Saya rasa, dia sekarang diumpetin sama mamanya," katanya.

Meski dimanja oleh mamanya, pria kelahiran 17 September 1990 dikenal sering bertengkar dengan adiknya. "Mungkin polisi bisa minta keterangan sama adiknya yang sering ribut sama Riki. Mungkin dia tahu di mana Riki sekarang," ujar Ilyas, yang tinggal satu kos, namun beda lantai dengan korban.

Ilyas yang berinisiatif memindahkan korban ke tempat kos Brownies, berharap tersangka dapat segera tertangkap. "Apalagi dia kan sudah kelihatan di CCTV," ujar dia.

Korban disiram oleh tersangka dengan air keras di tempat kosnya di Jl U No 7B, RT 9 RW 15, Palmerah, Jakarta Barat disiram pada Kamis (3/10) pukul 09.45 WIB. Akibat penyiraman tersebut, korban mengalami luka di sekujur tubuh dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat.

"Korban mengalami luka di bagian wajah, dada sebelah kanan, kedua tangan, paha kanan, tungkai kaki kanan," kata Kapolsek Metro Palmerah Kompol Slamet di Mapolsektro, Senin (7/10). [did]

Topik berita Terkait:
  1. Mahasiswi Binus Disiram Air Keras
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.