KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Jokowi: Soal hibah 1.000 bus, DPRD masih belum nangkep

Rabu, 21 November 2012 11:48 Reporter : Nurul Julaikah
angkutan umum. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghibahkan seribu bus untuk menggantikan armada angkutan umum yang usainya sudah tua. Namun, rencana itu hingga kini masih terbendung di DPRD.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyebut saat ini pihaknya tengah mencari satu pemahaman yang sama dengan DPRD soal program itu.

"Ini mau yang dicari, dicari dalam artian karena permintaannya banyak dan macam-macam. Sehingga di dewan masih belum nangkep, di kita sudah nangkep tapi di bawahnya juga masih tanya ini-ini," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/11).

Jokowi segera mencari jalan keluar agar program peremajaan ini bisa diterima DPRD. "Sebab ini kalau tidak diakomodir, peremajaan ini gagal," jelas dia.

Jokowi mengaku heran kenapa usia angkutan umum di Jakarta seperti Kopaja dan Metromini bisa sampai 20 dan 30 Tahun. Kondisi inilah yang membuatnya terus memperjuangkan program itu.

"Problem lapangannya nanti akan kita pakai untuk membuat policy sehingga semuanya terima. Pola hibah yang harus dicari," katanya.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua DPRD Inggard Joshua menilai riak-riak DPRD dan Jokowi adalah hal biasa. Tapi sejauh ini, lanjut Inggard, koordinasi Pemprov dengan DPRD sangat baik.

"Saya ingin mengomentari terkait program kerja bukan sikap. Selama ini ada koordinasi dengan dewan sudah cukup baik," kata Inggard. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.