Jokowi marah tanggapi Murdaya Poo, Ahok pilih tertawa

Reporter : Nurul Julaikah | Selasa, 11 Juni 2013 12:29
Jokowi marah tanggapi Murdaya Poo, Ahok pilih tertawa
Ahok. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Kemarin, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) emosi saat menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Jakarta International Expo (PT JIExpo), Murdaya Poo . Sedangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) ketika diminta menanggapi hal yang sama, memilih tenang dan tak ikut marah.

"Ya kan Pak Gubernur sudah marah. Kalau Pak Gubernur sudah marah, aku enggak perlu marah lagi dong," kata Ahok sembari tertawa kecil di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/6).

Sementara soal klaim dari Murdaya Poo yang menyebut harga sewa stand di PRJ sudah murah, Ahok tidak percaya. Sebab, selama ini kondisi financial PT JIExpo selalu merugi. "Ya dia klaim, rugi terus kan," katanya.

Adapun keinginan Pemprov untuk menggelar Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Monas, Ahok menyatakan akan mendesain ulang Monas. Sebab, pagelaran PRJ membutuhkan lahan yang luas.

"Aku enggak tahu itu. Tapi kami pasti enggak bisa lah kalau sarana enggak siap kan. Kalau bikin expo kayak gitu, enggak siap kan. Gedungnya mana ada yang begitu besar. Kalau di Monas sepanjang tahun bisa. Bisa dengan kulinernya. Makanya kita mau DED (Detail Engineering Design) Monas, parkir bawah tanahnya disiapkan. Diharapkan tahun depan kita mulai bangun," bebernya.

Jika PRJ dikelola oleh Pemprov, Ahok menyatakan harga sewa stand masih akan dikaji. "Harusnya gitu ya. Tergantung ada yang mau cari untung. Makanya kita musti kaji," tandasnya.

Baca juga:
Ahok: JIExpo itu kurang ajar!
Murdaya Poo sebut PRJ bukan pameran kerak telor, Jokowi marah
Perang urat saraf Murdaya Poo dan Jokowi soal PRJ
Ini konsep pesta rakyat ala Jokowi
Ahok: PRJ di Monas akan digelar di bawah tanah

[has]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE