Jokowi Disebut akan Putuskan Lokasi Formula E, Riza Nilai Pemerintah Pusat Perhatian

Kamis, 25 November 2021 13:18 Reporter : Yunita Amalia
Jokowi Disebut akan Putuskan Lokasi Formula E, Riza Nilai Pemerintah Pusat Perhatian Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menghargai jika ada peran aktif dari pemerintah pusat dalam gelaran Formula E yang direncanakan diadakan pada Juni 2022. Pernyataan ini menanggapi narasi keputusan lokasi Formula E ditentukan oleh Presiden Joko Widodo.

"Kalau ada keinginan pemerintah pusat untuk terlibat aktif, tentu kami sangat senang dan bersyukur, itu artinya pemerintah pusat perhatian yang lebih," ucap Riza di Balai Kota, Kamis (25/11).

Ia mengatakan, kepedulian pemerintah pusat terhadap persiapan Formula E menjadi hal yang patut diapresiasi, sekaligus menjadi momen tepat bagi Jakarta dan Indonesia untuk memperkenalkan diri sebagai tuan rumah yang baik dalam ajang internasional.

Namun, Riza menekankan, penentuan lokasi Formula E tidak semata-mata hanya ditentukan satu pihak, yaitu pemerintah pusat atau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Memang yang memutuskan pihak Formula E karena ada syarat-syarat mungkin menurut kita baik di titik A, bisa jadi menurut mereka dari segi keamanan dan lain lain itu di titik B," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bakal memutuskan lokasi untuk dijadikan sirkuit balap mobil listrik atau Formula E Jakarta (Jakarta E-Prix) 2022. Ada tiga opsi lokasi untuk menggelar Formula E di Jakarta Utara dan dua opsi di Jakarta Pusat.

"Beberapa alternatif itu antara lain (Jalan Jenderal) Sudirman (Jakarta Pusat) itu satu, kemudian Pantai Indah Kapuk (PIK) (Jakarta Utara), sekitar JIS, itu JIS (Jakarta Utara). Kemudian Jakarta International Expo Kemayoran (Jakarta Pusat), dan terakhir di Ancol (Jakarta Utara)," ujar Bambang yang akrab disapa Bamsoet saat konferensi pers di Black Stone Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam.

Dia menambahkan ada dua lokasi yang dilarang menggelar Formula E, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat.

"Sirkuit atau lintasan Formula E tidak boleh berada di dua tempat. Saya larang yang pertama adalah Monas, kedua GBK. Yang lain terserah," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Seiring dengan akan digelarnya Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat menggelar pertemuan dengan media massa untuk membahas kesiapan DKI Jakarta dalam menggelar kegiatan tingkat internasional ini. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini