JK: Alhamdulillah Setelah Tak Jumpa Salat Jumat Hampir 3 Bulan

Jumat, 5 Juni 2020 15:31 Reporter : Henny Rachma Sari
JK: Alhamdulillah Setelah Tak Jumpa Salat Jumat Hampir 3 Bulan JK salat jumat di Masjid Al-azhar. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla menyatakan kelegaan dan rasa syukur bisa kembali melaksanakan Salat Jumat setelah hampir 3 bulan absen karena Pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, setelah kita tidak jumpa selama 12 Salat Jumat hampir tiga bulan, Alhamdulillah Jumat ini kita jumpa luar biasa rahmat dan doa yang mustajab dijawab Allah SWT," kata JK usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (5/6).

Pelaksanaan Salat Jumat kali ini, kata JK, sesuai dengan harapan DMI, yakni dilaksanakan dengan baik, menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan pengukuran suhu tubuh.

Menurut JK, protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat. Jemaah yang tidak menggunakan masker tidak dibolehkan untuk ikut beribadah di masjid.

"Jadi aman, yang tidak pakai masker nanti ada pengurus masjid yang periksa tidak dibolehkan masuk masjid. Di mal kan enggak bisa begini," ujar JK.

Mantan Wakil Presiden RI tersebut juga menyampaikan pelaksanaan Salat Jumat kali ini juga dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta. Demikian pula dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan Salat Jumat di Balai Kota Jakarta.

Bagi JK pelaksanaan Salat Jumat perdana di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini sebagai sejarah hidup, karena selama 12 kali Jumat tidak melaksanakan Salat Jumat berjemaah diganti dengan Salat zuhur di rumah akibat pandemi Covid-19.

Menurut JK, Salat Jumat memiliki kekhususan bagi jemaah laki-laki karena tempat berkumpul beribadah.

"Kenikmatan Salat Jumat ini memiliki aturan yang harus dipatuhi. Aturannya adalah menjaga jarak.

"Sering orang berbicara 'new normal', itu hal biasa saja, seperti jumatan, bisa nanti pengajian pada waktunya dibuka, anak-anak kembali sekolah pada waktunya, syaratnya juga pakai masker, cuci tangan," kata JK.

Terkait Salat Jumat dua gelombang, JK mengatakan boleh saja masjid melaksanakannya apabila jemaah yang datang membludak dan tidak tertampung maka dilakukan dua gelombang.

"Kalau jemaah sudah membludak itu pasti tidak tertampung, berdosa kita kalau kita tidak memfasilitasi. Semalam MUI DKI sudah memutuskan boleh dua gelombang. Kalau hari ini belum terlalu penuh, jadi belum dilakukan dua gelombang," kata JK. Seperti diberitakan Antara. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini