Jika diminta memilih, Ahok sreg pada Jokowi daripada Gerindra

Senin, 2 Desember 2013 20:36 Reporter : Fikri Faqih
Jika diminta memilih, Ahok sreg pada Jokowi daripada Gerindra Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku pernah ditentang beberapa politikus Partai Gerindra saat merelokasi Waduk Pluit. Beberapa politikus itu bahkan menghalang-halangi pembongkaran.

"Dulu sempet pas kita mau bersihkan Waduk Pluit ada oknum pengurus yang taruh ambulance Gerindra. Bela-belain yang Waduk Pluit, pasang bendera, tapi tetep saja kita sikat," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (2/12).

Atas sikapnya itu, Ahok mengaku tak takut didepak oleh Gerindra. Ia yakin elite Gerindra sejalan dengan visi dan misinya.

"Tapi kalau misalnya suruh milih, itu terjadi harus pilih mana (Jokowi atau Gerindra), ya saya pilih Pak Jokowi, gubernur dong. Kan satu paket mesti sumpah. Saya kan disumpah satu pasangan untuk menyukseskan visi misi Pemprov DKI.

Ahok menegaskan, selama ini tidak ada perbedaan pandangan dengan Partai Gerindra. Menurutnya, hanya segelintir pengurus Gerindra yang mendompleng nama partai untuk menguasai Waduk Pluit.

"Engga ada. Adalah satu dua oknum yang kita mau bongkar waduk dia pasang bendera Gerindra caleg. Kan dia mau belain. Itu mah dendeng aja sendiri. Udah tahu salah tempat, masih saja dibelain. Berarti kamu cuma nipu rakyat kalau gitu. Orang dudukin tanah negara masak mau dibelain," katanya.

"Saya tahu orangnya kok. Tapi sekarang dia sudah gak berani lagi. Yang lain saja enggak ribut, Prabowo saja sepakat bersihin Waduk Pluit," imbuh Ahok. [has]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jokowi Ahok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini