Jenazah Korban Mutilasi di Kalibata City Sempat Disimpan di Kulkas Beberapa Hari

Selasa, 22 September 2020 17:38 Reporter : Nur Habibie
Jenazah Korban Mutilasi di Kalibata City Sempat Disimpan di Kulkas Beberapa Hari Rekonstruksi kasus mutilasi Kalibata City. ©Istimewa

Merdeka.com - Pelaku pembunuhan dan mutilasi Djumadil Al Fajri alias DAF (26) dan Laeli Atik Supriyatin alias LAS (27) sempat menyimpan potongan tubuh korban, Rinaldi Harley Wismanu (33) di kulkas dan kamar mandi.

Kanit III Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Mugi tidak menjelaskan secara rinci terkait potongan tubuh bagian mana yang disimpan oleh tersangka di dalam ransel itu. Namun, ia memastikan jika potongan tubuh yang berada di ransel yang dimasukan ke dalam kulkas.

"Kalau yang di dalam kulkas itu yang di dalam ransel, kalau koper enggak bakal muat. Jadi sama ransel-ranselnya dimasukin ke dalam kulkas," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (22/9).

Dia menambahkan, memasukkan potongan tubuh korban ke dalam kulkas tidak masuk dalam rencana tersangka dalam menghilangkan aroma tak sedap. Para tersangka memilih menggunakan kopi untuk menghilangkan aroma dari jenazah korban.

Mugi mengungkapkan, potongan tubuh korban tak hanya disimpan di kulkas saja. Tapi juga ada yang disimpan di dalam kamar mandi oleh tersangka.

"Ada yang ditaruh di kamar mandi, taruh di kolong meja seperti meja kerja gitu. Jadi bayanginya koper yang medium size itu yang ada rodanya dimasukin ke dalam situ bukan ditidurin tapi dibediriin. Sama yang di dalam kulkas," sebutnya.

"Semua sudah ditaburkan kopi dan dikasih pengharum ya. Intinya gitu, jadi keinginan dia naburin kopi itu untuk hilangkan bau. Biar enggak bau aja," sambung Mugi.

Baca Selanjutnya: Sudah Disimpan Beberapa Hari...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini