Jakarta rawan ranjau paku, pengusaha tambal ban harus dibina

Senin, 6 Januari 2014 16:34 Reporter : Saugy Riyandi
Jakarta rawan ranjau paku, pengusaha tambal ban harus dibina ranjau paku. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ranjau paku bertebaran di jalanan ibu kota. Kondisi ini membuat Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Meski demikian, kata Ahok, DKI belum fokus membereskan masalah ini sebab menangani kemacetan jauh lebih penting. Kalau pun ke depan sudah sangat meresahkan, dia mengusulkan pengusaha tambal ban dibina agar tak bekerja sama dengan orang-orang iseng yang menyebar paku di jalanan.

"Ya harusnya seperti itu. Tapi nanti bertahap lah. Sekarang kita selesaikan soal, macet, sungai dan waduk dulu," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (06/01).

Sebenarnya Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pihak kepolisian untuk berusaha membereskan masalah ini. Tapi keterbatasan personel menjadi salah satu kendala.

"Kita sudah bentuk tim kerja dengan Dishub dan polisi. Tetap kita kerjakan. Cuma personel kita enggak cukup. Jumlah Dishubnya kurang," kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan terus berupaya melakukan penyisiran ranjau paku.

"Emangnya cuma LSM doang, kita juga terus kerja, enggak cuma banyak omong saja," pungkas Pristono. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Ranjau Paku
  2. Jokowi Ahok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini