Jakarta Masuk Zona Hijau, Ketua DPRD Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin

Selasa, 30 Juni 2020 17:07 Reporter : Yunita Amalia
Jakarta Masuk Zona Hijau, Ketua DPRD Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi tinjau proyek MRT. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengapresiasi kesigapan Pemerintah Provinsi Jakarta dalam penanganan Covid-19. Atas usaha itu, Jakarta masuk dalam kategori zona hijau. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat agar protokol kesehatan tetap diterapkan.

"Kami mengimbau kepada rakyat Jakarta, setelah situasi Jakarta baik, tolong tetap disiplin new normal ini barus ditegakkan dengan protokol kesehatan. Cuma satu kok obatnya, masker, cuci tangan, hand sanitizer," ujar Prasetyo, Selasa (30/6).

Lebih lanjut, politikus PDIP itu menilai keberhasilan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta tak luput dari kesigapan Pemprov melokalisir zona zona dengan tingkat penyebaran Covid-19 masih tinggi.

Menurutnya, keberhasilan Pemprov dan warga Jakarta bisa terlihat dari 66 kelurahan yang masuk kategori merah, hanya tersisa beberapa RW saja.

"Alhamdulillah, Jakarta sudah hijau ya sekarang. Kesigapan Pemda dengan rekan-rekan gugus tugas di Jakarta, semua turun ke lapangan. Melihat ada zona merah, nah itu langsung ditutup oleh Pemda di tingkat lurah, kecamatan sampai walikota. Semoga kedepannya kita menuju new normal Jakarta," tuturnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merilis 112 kabupaten dan kota yang terdaftar dalam zona hijau atau wilayah tanpa kasus virus corona.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Wiku Bakti Bawono Adisasmito saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Kamis (25/6).

Wiku menjelaskan, bahwa zona hijau ada dua kategori, pertama daerah yang sejak awal tidak tercatat kasus positif Covid-19 dan daerah yang pernah memiliki kasus positif namun selama empat minggu terakhir kasus tersebut sudah tidak ada.

"Yang dimaksud zona hijau atau tidak terdampak adalah daerah yang tidak tercatat kasus Covid-19 nya atau pernah terdapat kasus namun selama empat minggu kasus tersebut sudah tidak ada dan terjadi kesembuhan 100 persen," ujar Wiku.

Dari total 112 wilayah tersebut, 74 di antaranya adalah kategori belum pernah atau tidak ada kasus positif. Sedangkan sisanya merupakan wilayah yang dulunya zona oranye (tingkat risiko sedang) atau kuning (risiko rendah) yang mampu berubah menjadi hijau karena selama 4 minggu tidak ada penambahan kasus baru.

1 dari 1 halaman

74 Kabupaten dan Kota Zona Hijau

Berikut ini 74 wilayah kabupaten dan kota yang berada pada kategori zona hijau belum pernah atau tidak ada kasus positif Covid-19.

Provinsi Aceh (Pidie Jaya, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Timur dan Kota Subulussalam).

Provinsi Sumatera Utara (Pakpak Bharat, Samosir, Nias Barat, Mandailing Natal, Padang Lawas, Nias, Labuhanbatu Selatan, Kota Sibolga, Nias Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan dan Nias Selatan).

Provinsi Riau (Rokan Hilir)

Provinsi Kepulauan Riau (Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas) Provinsi Jambi (Kerinci). Kemudian Provinsi Bengkulu (Lebong).

Provinsi Lampung (Lampung Timur dan Mesuji)

Provinsi Kalimantan Timur (Mahakam Ulu)

"Provinsi Sulawesi Tengah (Tojo Una-una. Provinsi Sulawesi Utara, Bolaang Mongodow Timur dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro). Lalu Provinsi Sulawesi Tenggara (Konawe Kepulauan)," ucap Wiku.

Kemudian Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sumba Tengah, Ngada, Sabu Raijua, Sumba Barat, Lembata, Malaka, Alor, Timor Tengah Utara, Rote Ndao, Manggarai Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan dan Belu).

"Provinsi Maluku (Kota Tual, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, dan Kepulauan Aru)," papar Wiku.

Provinsi Papua (Yahukimo, Mappi, Dogiyai, Paniai, Tolikara, Yalimo, Deiyai, Puncak Jaya, Mamberamo Raya, Nduga, Pegunungan Bintang, Asmat, Supiori Lanny Jaya, Puncak, dan Intan Jaya).

"Provinsi Papua Barat (Maybrat, Pegunungan Arfak, Tambrauw, dan Sorong Selatan)," sambungnya.

Sementara itu, lanjut dia, terdapat 38 daerah di beberapa provinsi yang telah mampu meredam Covid-19 untuk menjadi kabupaten/kota zona hijau.

Ini artinya pada kabupaten ini dahulunya adalah kategori zona oranye atau kuning yang mampu berubah menjadi hijau karena selama empat minggu terakhir tidak ada penambahan kasus baru.

Provinsi Aceh (Aceh Barat Daya, Pidie, Simeulue, Gayo Lues, Bener Meriah);

Provinsi Sumatera Utara (Toba Samosir, Labuhanbatu);

Provinsi Sumatera Barat (Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, dan Kota Solok);

Provinsi Riau (Indragiri Hulu, Pelalawan, Rokan Hulu, Siak, Kota Dumai, dan Kampar);

Provinsi Kepulauan Riau (Karimun);

Provinsi Jambi (Bungo Tebo);

Provinsi Bengkulu (Mukomuko dan Seluma);

Provinsi Lampung (Tulang Bawang, Pringsewu, dan Tulang Bawang Barat);

Provinsi DKI Jakarta (Kepulauan Seribu)

Provinsi Jawa Tengah (Wonogiri dan Pekalongan);

Provinsi NTB (Kota Bima);

Provinsi Sulawesi Tenggara (Muna Barat);

Provinsi Sulawesi Tengah (Banggai Kepulauan);

Provinsi Sulawesi Selatan (Kota Palopo);

Provinsi Sulawesi Barat (Mamuju Utara dan Majene);

Provinsi Maluku (Pulau Taliabu);

Provinsi Maluku Utara (Buru Selatan);

Provinsi Papua (Mamberamo Tengah); dan

Provinsi Papua Barat (Teluk Wondama dan Manokwari Selatan).

[eko]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Covid 19
  3. Corona Di Indonesia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini