ITF Sunter Tak Kunjung Selesai, Wagub DKI: Bukan Cuma di Zaman Pak Anies

Rabu, 25 Mei 2022 09:25 Reporter : Bachtiarudin Alam
ITF Sunter Tak Kunjung Selesai, Wagub DKI: Bukan Cuma di Zaman Pak Anies Fasilitas pengolahan sampah terpadu. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons kritik terkait belum terlaksananya pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara. Dia menjelaskan pengerjaan fasilitas pengelolaan sampah itu melalui proses panjang.

"Ya ITF itu kan sudah melalui proses yang panjang ya," kata Riza kepada wartawan, dikutip Rabu (25/5).

Riza menyebutkan, rencana pembangunan ITF ini bukan hanya di era Anies, melainkan sudah ada sejak era gubernur sebelumnya.

"Pembangun ITF bukan cuma di zaman Pak Anies ya. Periode-periode sebelumnya gubernur sebelumnya juga punya rencana yang sama," katanya.

2 dari 2 halaman

Tahap Lelang

Kendati demikian, Riza menjelaskan khusus ITF Sunter, Jakarta Utara saat ini masih terus berjalan. Prosesnya telah memasuki tahap lelang.

"Dan pada periode ini sudah melalui proses juga, proses lelang, dan sudah ada pemenang-pemenangnya kita tunggu saja," katanya.

Politikus Partai Gerindra itu pun memastikan jika sejauh ini proses pembangunan ITF Sunter masih berjalan sesuai rencana dan kajian yang telah dirumuskan sebelumnya.

"Semua kebijakan yang diambil dari proses yang panjang ya. Tidak hanya administrasi, tapi juga sebelumnya ada perencanaan yang baik, sebelum perencanaan ada juga kajian dan semua melibatkan masyarakat luas. Jadi tidak sepihak diputuskan oleh Pemprov," tuturnya.

Diketahui, pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara tengah menjadi sorotan dari Komisi D DPRD DKI Jakarta untuk dihentikan. Sebab, belum ada kejelasan progres rencana yang sudah ada sejak era Gubernur Fauzi Bowo itu.

"Kita ultimatum saja sampai masa jabatan Gubernur DKI Anies berakhir. Jika tidak ada perkembangan yang berarti ya berhenti saja ITF Sunter," ungkap anggota Komisi D DPRD Jakarta, Jamaluddin Lamanda dalam rapat kerja bersama Pemprov DKI. [yan]

Baca juga:
Potret TPA Cipayung di Depok yang Melebihi Kapasitas
Tebet Eco Park Banyak Sampah, Wagub DKI Minta Warga Tiru Kebersihan di Jepang
Pemprov DKI Luncurkan Digitalisasi Sampah, Lacak Pengangkutan Bisa Sampah Real Time
Walhi: Limbah Medis Sumbang 16% Jumlah Sampah Plastik di Sungai Jakarta

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini