Istri Henk Ngantung dan eks Wagub Edi datang ke HUT DKI

Sabtu, 22 Juni 2013 18:37 Reporter : Nurul Julaikah
Istri Henk Ngantung dan eks Wagub Edi datang ke HUT DKI Istri Henk Ngantung dan eks Wagub Edi (kanan). ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Istri mantan gubernur pertama DKI Jakarta Henk Ngantung dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Mayjen TNI (Purn) AD HC H. Edi Marzuki Nalapraya merasa terhormat, akan menerima potongan tumpeng dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Sebab, mantan pejabat pemprov Ibu Kota ini baru pertama kali menjadi tamu kehormatan dalam HUT DKI Jakarta.

"Enggak pernah saya disanjung-sanjung seperti hari ini. Dari Pak Gubernur sendiri yang minta untuk bisa menghadiri dalam ulang tahun Jakarta," ujar istri Henk Ngantung di Balai Kota Jakarta, Sabtu (22/6).

Menurutnya, pemimpin Jokowi-Ahok merupakan pemimpin yang bagus karena masih mengingat tokoh-tokoh di masa lalu. Sebab, selama ini tidak ada yang tahu tentang Henk Ngantung.

"Saya kira bagus, pemimpin sekarang sangat mengingat Henk Ngantung, saya bangga sama Pak Jokowi masih mengingat saya," ucap perempuan asal Manado ini.

Dia mengaku pertama kali di telepon oleh staf Jokowi, meminta dirinya bersedia hadir ke acara perayaan HUT DKI Jakarta. Karena akan diberikan potongan tumpeng pertama dari Jokowi.

"Siapa yang ingat sama Henk Ngantung, kan baru-baru ini banyak yang baru tahu bahwa dulu ada gubernur namanya Henk Ngantung," jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Edi, mantan wakil gubernur era 1984-1987 pada zaman Gubernur Suprapto. Menurutnya, baru kali pertama ini dia mendapat kehormatan dari gubernur untuk menghadiri sebuah acara.

"Empat hari lalu saya di telepon untuk turut menerima tumpeng, ini suatu kehormatan," ujar pria berusia 83 tahun ini.

Ketua majelis tinggi masyarakat Betawi ini berharap Jokowi tidak memunahkan budaya Betawi di Ibu Kota. Dia bangga dengan Jokowi yang menerapkan pakaian adat Betawi (sadaria) setiap Jumat di lingkungan Pemprov.

"Yang penting, Jakarta ini Ibu Kota, Pemda DKI buat kewajiban budaya Betawi tidak punah, orang Betawi egaliter asal tidak merusak budaya itu," jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh mantan Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Husein Sani. Dia mengaku mendapat undangan langsung dari Jokowi.

"Diundang langsung, ini suatu bentuk perhataian," ucap Husein.

Dia meminta Jokowi untuk mempertahankan acara seperti ini semakin baik. Terutama ditingkatkan dalam penyejahteraan warga Betawi. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Malam Muda Mudi
  3. HUT Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini