Ini Pergub reklamasi yang dikeluarkan Jokowi sebulan sebelum jadi Presiden

Kamis, 2 November 2017 15:07 Reporter : Wisnoe Moerti, Sania Mashabi
Presiden Jokowi. ©2017 Biro Pers Istana

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi Teluk Jakarta. Jokowi juga memberikan klarifikasi terkait Pergub DKI Jakarta Nomor 146 tahun 2014 menyangkut soal reklamasi yang dikeluarkannya.

"Kalau yang itu, Pergub itu kan Pergub yang merupakan acuan petunjuk dalam rangka kalau kamu minta izin, bukan reklamasinya. Kalau kamu minta izin, aturannya seperti apa, bukan kamu saya beri izin, kamu saya beri izin reklamasi, bukan itu," kata Presiden Jokowi.

Namun, mantan Ketua tim sinkronisasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Sudirman Said punya pandangan berbeda. Menurutnya, Pergub yang dikeluarkan Jokowi memberi jalan bagi munculnya perizinan.

"Kalau mau izin caranya begini-begini gitu. Karena itu kembali dari government harus diluruskan," kata Sudirman dalam diskusi yang bertajuk 'Stop Proyek Reklamasi Teluk Jakarta' dikompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/11).

Mantan Menteri ESDM ini juga menuding istilah pulau dalam proyek reklamasi lahir dari Pergub yang dikeluarkan Jokowi. Padahal penyebutan pulau untuk reklamasi sebelumnya tidak pernah ada.

"Kalau dilihat asal muasalnya sebetulnya kata-kata pulau itu muncul di pergub, sebelumnya tidak ada. Reklamasi tidak ada cerita membuat pulau. Pulau itu muncul di Pergub tahun 2012 diikuti dengan beberapa Pergub yang sebetulnya diterbitkan oleh masanya Pak Jokowi," ucapnya.

Berikut dokumen Pergub yang dikeluarkan Jokowi pada September 2014 atau sebulan sebelum dia dilantik menjadi Presiden.

Peraturan gubernur-no-146-tahun2014 from merdekacom [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.