Ini alasan Tjahjo gelar pelantikan Ahok di Istana Negara

Rabu, 19 November 2014 13:48 Reporter : Yulistyo Pratomo
Ini alasan Tjahjo gelar pelantikan Ahok di Istana Negara Tjahjo Kumolo. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dilantik menjadi gubernur definitif menggantikan Joko Widodo (Jokowi) yang kini sudah menjabat sebagai presiden. Acara pelantikan ini sendiri digelar di Istana Negara, Jakarta dan dipimpin langsung oleh Jokowi.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkap ada beberapa alasan historis hingga pelantikan harus digelar di Istana Kepresidenan. Sebab, masa-masa awal kemerdekaan, pelantikan gubernur dilaksanakan langsung oleh presiden.

"Pengalaman zaman Bung Karno, Pak Ali Sadikin dan Henk Ngatung oleh presiden, karena gubernur adalah tangan kanan presiden, maka keppres yang keluarkan presiden. Maka yang pantas melantik gubernur adalah presiden. Nantinya tidak hanya Basuki, termasuk pemilihan gubernur yang serentak, baik di Aceh, Banten maupun Riau juga akan dilakukan Bapak Presiden," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/11).

Soal tempat, pelantikan gubernur dan lainnya bisa dilakukan di mana saja selama presiden bisa melantik gubernur terpilih. Jika presiden berhalangan hadir, maka pelantikan bisa dilakukan oleh wakil presiden atau menteri dalam negeri.

"Ya namanya di ibu kota, soal tempat relatif. Selama presiden bisa melantik, kalau presiden berhalangan bisa menunjuk wakil presiden atau mendagri. Di mana keppres sudah keluarkan persetujuan menunjuk Basuki jadi gubernur," tandasnya. [gib]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini