Ini Alasan PDIP Setuju Pertanggungjawaban APBD DKI 2019

Rabu, 9 September 2020 17:01 Reporter : Yunita Amalia
Ini Alasan PDIP Setuju Pertanggungjawaban APBD DKI 2019 Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. ©2019 Instagram

Merdeka.com - Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menjelaskan alasan partainya setuju dengan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD (P2APBD) DKI 2019. Pertimbangan utama PDIP yakni hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap DKI yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Melihat empat fraksi, PAN, Golkar, NasDem dan PSI, mengambil sikap menolak pertanggungjawaban yang disampaikan Gubernur Anies Baswedan, Gembong menilai sikap tersebut tidak relevan ditunjukan pada P2APBD.

"Fraksi PDI Perjuangan berpijak pada Undang-Undang 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan hasil Audit BPK yang sudah menilai WTP, dan kalau mau jujur dalam paripurna kemarin dikaitkan dengan alasan WO (walkout)-nya 4 fraksi enggak nyambung," katanya, Rabu (9/9).

"Sebagai sikap politik fraksi PDI Perjuangan menghormati sikap itu," sambungnya.

Dia menuturkan output dari rapat paripurna tentang P2APBD merupakan Perda perhitungan yang menjadi acuan dalam pembahasan APBD Perubahan 2020. Jadi, imbuhnya, Perda P2APBD 2019 merupakan jembatan penghubung ke APBD Perubahan 2020.

"Dalam siklus anggaran P2APBD adalah bagian tak terpisahkan dari siklus tersebut. Maka setelah P2APBD disahkan, akan dipastikan SILPA berapa dan itu akan menjadi pedoman dalam proses penyusunan APBD Perubahan berikutnya," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Sementara itu anggota DPRD Fraksi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini