Ini 5 Kecamatan di Jakarta dengan Penularan Omicron Tinggi

Jumat, 21 Januari 2022 09:21 Reporter : Yunita Amalia
Ini 5 Kecamatan di Jakarta dengan Penularan Omicron Tinggi Penumpang Kereta Commuter Line di Stasiun Tanah Abang. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan, wilayah dengan penularan tinggi penularan virus varian Omicron akan dilakukan penguncian wilayah skala mikro, micro lockdown. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, 87 persen kasus Omicron transmisi lokal ada di Jakarta.

"Salah satu penanganannya kan di-micro lockdown. Selain itu, dilaksanakan active case finding, 3T," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/1).

Data Kemenkes menunjukan 87 persen kasus Omicron transmisi lokal berada di DKI Jakarta, dengan wilayah penularan tinggi Omicron adalah Kecamatan Cilandak, Kalideres, Kebon
Jeruk, Kebayoran Baru, dan Senen.

"87 Persen kasus Omicron transmisi lokal berada di DKI Jakarta," demikian informasi Kemenkes.

Tidak disebutkan jumlah kasus varian Omicron di masing-masing kecamatan. Namun, jika ditotal, kasus transmisi lokal Omicron di Jakarta sebanyak 152 kasus.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, total kasus Omicron pada laporan Kamis (20/1) adalah 1.027 kasus. Sebanyak 747 kasus merupakan orang dengan riwayat perjalanan luar negeri, sedangkan 280 tidak bukan pelaku perjalanan luar negeri.

Sebagai upaya melacak kasus penularan Omicron, Pemprov DKI megencar melakukan active case finding.

2 dari 2 halaman

Tetap di Rumah

Riza memberikan sejumlah cara untuk menangkal penyebaran Covid-19 varian Omicron. Dia mengatakan, berdiam diri di rumah menjadi satu dari sekian cara bagi masyarakat untuk menghindari Omicron.

"Tetap berdiam di rumah, Pak Jokowi berkali-kali ingatkan tidak perlu keluar rumah kecuali yang sangat penting dan genting. Itu yang harus dipatuhi," ujar Ariza.

Selanjutnya, menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Serta menjalankan vaksinasi Covid-19 secara penuh dua dosis.

"Pastikan mendapatkan vaksin apalagi yang belum. Yang booster saja segerakan mari kita mengajak para orang tua, kakek-nenek kita yang memenuhi syarat orang tua kita, lansia kita dorong," ujar dia.

Kalau perlu, lanjut dia, para lansia diantar untuk mendapatkan vaksin pada tempat-tempat yang telah disediakan.

"Setelah itu nanti baru orang dewasa silakan sehingga sesuai urutannya registrasi dan pendaftaran. Itu lah yang dapat dilakukan di samping tadi kita bersihkan kita desinfektan tempat tempat berkala dan sebagainya," katanya.

Dia bilang dalam membendung merebaknya Omicron dibutuhkan kerja sama antara semua pihak. Utamanya dalam hal menjalankan sejumlah ketentuan yang dianjurkan Satgas Covid-19. [rnd]

Baca juga:
Menkes Sebut Kasus Covid-19 Terbanyak ada di DKI dan Segera Menyebar ke Daerah Lain
Menko Marves Minta Kepala Daerah-Kapolda Jujur Soal Data Covid-19 di Wilayahnya
Menko Marves Minta Tidak Ada Penumpukan Keberangkatan dan Kedatangan Jamaah Umrah
Kemenkes Sebut Kasus Omicron Naik Jadi 1.078
Ada Isu Rasisme di Balik Temuan Omicron oleh Ilmuwan Afrika Selatan
Kasus Covid-19 di RI Didominasi Varian Omicron

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini