Gubernur DKI tandingan: Ahok jadi ketua RT saja tak pantas

Selasa, 24 Maret 2015 11:22 Reporter : Fikri Faqih
Gubernur DKI tandingan: Ahok jadi ketua RT saja tak pantas FPI demo Ahok. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Ormas Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Jakarta kembali berdemo di depan Gedung DPRD DKI. Tuntutan mereka masih sama, meminta Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mundur dari jabatannya.

Tampak di tengah ratusan massa, Ketua FPI, Habib Rizieq dan pria yang dideklarasikan sebagai gubernur tandingan DKI, Fahrurrozi alias Bang Oji. Dalam aksinya, mereka sempat berzikir begitu khusyuk kemunduran Ahok.

Bang Oji sempat berorasi. Dia menyebut mantan bupati Belitung timur itu sebagai sumber musibah.

"Ahok perusak jati diri bangsa, Ahok perusak anak-anak kita," katanya di lokasi, Selasa (24/3).

Bang Oji pun menyebut Ahok tak pantas mendapatkan jabatan apapun. Apalagi, katanya, dalam berkomunikasi Ahok tak pernah bicara santun.

"Kalau menurut tokoh-tokoh yang kami temui, mereka mengatakan, jangankan jadi gubernur, jadi RT saja gak pantas. Bukan hanya kasar tapi amat sangat kotor," cibirnya.

Dia yakin, banyak warga Jakarta tak resah dengan kepemimpinan Ahok. Dia bersama ormas FPI siap berjuang melengserkan Ahok dari kursi DKI 1.

"Kami dari awal tidak rela dan ridho. Pak ketua dan saya bawa angket dan petisi, mendukung DPRD DKI melengserkan Ahok. Dengan data foto kopi dan nomor KTP. Karena ada lembaga survei yang memenangkan Ahok. Saya juga sudah ketemu sama mereka. Ternyata dia orang Depok, KTP depok dan dia asalnya dari Sumatera Barat, bukan warga Jakarta. Ini hanya main-mainan saja, ada yang guyur," bebernya,

"Tapi kami benar-benar ingin berjuang. Ingin bekerja sama dengan DPRD Jakarta. Agar Jakarta aman dan terkendali. Untuk itu kami menyerahkan bukti rakyat tidak setuju dengan kepemimpinan Ahok," jelas Bang Oji. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini