Girangnya Yusril dapat panggung gratis gara-gara Ahok vs Rustam

Rabu, 27 April 2016 06:00 Reporter : Muhammad Sholeh
Girangnya Yusril dapat panggung gratis gara-gara Ahok vs Rustam Yusril Ihza Mahendra. ©2012 Merdeka.com

Makasih Pak Ahok bikinin panggung buat saya.


- Yusril Ihza Mahendra

Merdeka.com - Suhu politik ibu kota jelang Pilgub 2017 makin memanas. Apalagi setelah calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuding salah satu rivalnya Yusril Ihza Mahendra berkoalisi dengan Rustam Effendi, Wali Kota Jakarta Utara yang telah mengundurkan diri.

Yusril yang menyatakan siap melawan Ahok di Pilgub DKI Jakarta justru mengucapkan terima kasih. Sebab dia mendapatkan panggung gratis dan tudingan Ahok tersebut tidak benar adanya.

"Ini makin di-black campaign, justru bikin panggung buat saya. Makasih Pak Ahok bikinin panggung buat saya," kata Yusril di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (26/4) kemarin.

Yusril menilai Ahok plin-plan karena saat ini memberikan panggung politik untuknya. Padahal sebelumnya Ahok dengan tegas meminta Yusril untuk tak mencari panggung politik.

"Pak Ahok kan udah bilang, jangan bikin panggung buat Yusril, tapi tiap hari omongan dia bikin panggung buat saya. Ya saya terima kasih kepada Pak Ahok yang sudah membuatkan panggung gratis untuk saya," terang Yusril sambil tertawa.

Mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia ini menegaskan, tudingan Ahok itu tidak berdasarkan fakta. Apalagi Yusril mengaku tidak mengenal dan belum pernah berkomunikasi dengan Rustam.

"Saya tidak mengenal Pak Rustam, tidak pernah bertemu, dan tidak pernah berkomunikasi," tegas Yusril.

Sedangkan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi membantah keras bila dirinya mendukung dan berkoalisi dengan Yusril Ihza Mahendra seperti tudingan Ahok. Rustam menegaskan, dirinya tak pernah berkomunikasi dan kenal dengan Yusril.

"Enggak kan Bang Yusril, sudah menyangkal juga, enggak ada kaitannya juga, saya tidak pernah berkomunikasi, kenal pun tidak dengan Pak Yusril. Pak Yusril kan sudah menyampaikan itu kan sanggahannya," tandasnya.

Banjir yang menggenangi Jakarta beberapa hari lalu menuai polemik antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan bawahannya, Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi. Ahok menuding Rustam tak becus dalam menyelesaikan proyek penanggulangan banjir.

Kegeraman Ahok terhadap Rustam ini langsung disampaikan dalam rapat penanggulangan banjir bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya. Dengan nada tinggi, Ahok juga menyindir Rustam mendukung Yusril Ihza Mahendra sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017.

Tak terima dengan tudingan Ahok, Rustam memilih mundur dan melepaskan jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Utara. Dia merasa Ahok sebagai atasannya sudah tak menghargai kinerjanya.

"Intinya menurut saya apa yang disampaikan oleh Pak Gubernur itu, bahwa Pak Gubernur menilai kinerja saya masih kurang, nah kalau sebagai bawahan dinilai atasan kinerjanya masih kurang, saya berpikir ya sudah saya mengundurkan diri saja," jelas Rustam di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (26/4). [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini