Ganjil Genap DKI Berlaku Lagi 3 Agustus, Mulai Penindakan 7 Agustus

Minggu, 2 Agustus 2020 10:16 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Ganjil Genap DKI Berlaku Lagi 3 Agustus, Mulai Penindakan 7 Agustus Aturan Ganjil Genap di Masa PSBB Transisi. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memberlakukan sistem ganjil genap kendaraan di 25 ruas jalan protokol DKI Jakarta, mulai Senin (3/8).

Selama tiga hari ke depan dari Senin (3/8) hingga Rabu (6/8), Ditlantas Polda Metro Jaya tidak memberlakukan penindakan dan masih menerapkan sosialisasi bagi kendaraan roda empat yang melanggar kebijakan ini.

"Tetapi mulai hari Kamis (7/8), berbarengan dengan selesainya Operasi Patuh Jaya tanggal 5 Agustus, barulah kita tindak kendaraan-kendaraan pelanggar aturan ganjil genap, baik secara manual maupun elektronik," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Pol Polisi Thamrin Bundaran HI Jakarta, Minggu (2/8).

1 dari 2 halaman

Sambodo melanjutkan, waktu penerapan sistem tersebut pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Pemberlakuan ini merupakan hasil rapat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah pada Kamis (30/7).

Kebijakan ganjil genap kendaraan ini diatur melalui Pergub nomor 88 tahun 2019.

Sambodo menegaskan, belum melakukan penindakan atas pelanggar ganjil genap di ruas wilayah Jakarta dalam tiga hari pertama. Menurutnya, sanksi diberikan baru berupa teguran sebagai langkah sosialisasi dioperasikannya kembali kebijakan aturan ganjil genap bagi mobil.

"Kami dari Ditlantas Polda Metro Jaya, pertama kami mendukung giat terbut. Kedua, untuk melaksanakan penindakan pelanggaran tersebut, maka kami sampaikan bahwa selama 3 hari ini kami akan melaksanakan sosialsiasi terlebih dahulu," kata Sambodo.

Sosialisasi, lanjut Sambodo, berlaku besok, 3 Agustus hingga 5 Agustus 2020. Artinya, selama tiga hari, penindakan tidak akan ditilang, baik secara manual maupun secara etle.

"Tapu untuk hari kamisnya berbarengan dengan selesainya operasi patuh, 6 Agustus, baru kita akan melaksanakan penindakan terhadap kendaraan yang melanggar peraturan ganjil genap, baik secara manual maupun secara elektronik," tegas Sambodo.

2 dari 2 halaman


Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito menambahkan, pemberlakuan sistem ini, karena Jakarta masih menghadapi masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan masyarakat masih wajib bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Karena angka penyebaran Covid-19 di Jakarta masih tinggi. Kita harus tetap membagi dua shift kerja. Tujuannya adalah agar mereka memahami berada di lingkungan yang aman, sehat, dan tetap produktif," kata Syafrin.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Baca juga:
Dishub Sediakan Bus Sapu Jagat Urai Kepadatan Halte Transjakarta Dampak Ganjil Genap
Ganjil Genap Diberlakukan Agar Warga Hanya Lakukan Perjalanan Penting
Ganjil-Genap Diaktifkan, Risiko Penularan Covid-19 di Angkutan Umum akan Tinggi
Berlaku Pekan Depan, Ini Daftar 13 Kendaraan Dikecualikan Saat Ganjil Genap
Anies: Sistem Ganjil Genap Kendaraan Bermotor Kembali Beroperasi Pekan Depan
Alasan Pemprov DKI Belum Kembali Terapkan Ganjil Genap

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini