Ganjil Genap di Jakarta Harus Diimbangi Transportasi Umum Sehat

Senin, 3 Agustus 2020 10:00 Reporter : Supriatin
Ganjil Genap di Jakarta Harus Diimbangi Transportasi Umum Sehat Armada Transjakarta di Shelter Harmoni. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kembali sistem ganjil genap hari ini, Senin (3/8). Pemberlakuan sistem ganjil genap ini bertujuan untuk menekan pergerakan orang di ibu kota.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno meminta penerapan sistem ganjil genap harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas transportasi umum yang sehat.

"Program kebijakan ganjil genap dapat diselenggarakan dengan menyeimbangkan penyediaan fasilitas transportasi umum yang sehat mendekati kawasan perumahan dan pemukiman," katanya melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/8).

Selain transportasi umum sehat, Pemprov DKI juga harus menyediakan jaringan sepeda aman, nyaman dan selamat. Penggunaan sepeda dianggap bisa mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta.

Namun, penyediaan jaringan sepeda ini memerlukan kebijakan komprehensif antar instansi terkait di DKI Jakarta.

Dia menambahkan, selama masa pandemi Covid-19, kapasitas transportasi umum di Jakarta sebaiknya tidak mencapai 100 persen. KRL misalnya, kapasitas penumpang harus dibatasi maksimal 35 sampai 45 persen.

Baca Selanjutnya: Pembatasan ini bertujuan untuk mendukung...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini