Gaji belum dibayar, sopir Transjakarta mogok

Jumat, 6 Desember 2013 17:12 Reporter : Saugy Riyandi
Gaji belum dibayar, sopir Transjakarta mogok Bus Transjakarta baru. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sejumlah sopir bus Transjakarta Koridor V jurusan Kampung Melayu-Ancol dan Koridor VII jurusan Kampung Melayu-Kampung Rambutan, sempat mogok kerja. Alasannya, gaji mereka terlambat dibayar oleh perusahaan.

"Ada keterlambatan gaji," ujar Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Bus Transjakarta Pargaulan Butar Butar saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (06/12).

Walau begitu, aksi mogok para sopir bus Transjakarta itu tidak berlangsung lama. Para sopir bus kembali beroperasi pada pukul 10.00 WIB.

"Pukul 10.00 WIB, bus langsung jalan setelah operator (PT Lorena) koridor V dan VII membayar gaji mereka," jelasnya.

Sebagai informasi, armada bus Transjakarta di koridor V dan VII pagi tadi mengalami keterlambatan karena sejumlah supir mogok kerja. Akibatnya, penumpang di kedua koridor itu terbengkalai karena tidak adanya armada yang beroperasi. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Transjakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini