Dus Bansos Tertulis Bantuan Pemprov DKI, DPRD Nilai Wajar Tak Perlu Dikaitkan Pemilu

Jumat, 22 Mei 2020 10:51 Reporter : Yunita Amalia
Dus Bansos Tertulis Bantuan Pemprov DKI, DPRD Nilai Wajar Tak Perlu Dikaitkan Pemilu Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19 dengan kardus bertuliskan 'Paket Bantuan Sembako ini Dibiayai oleh APBD Pemprov DKI Jakarta'. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, tidak masalah dengan tulisan itu karena bansos sembako yang saat itu dibagikan memang bersumber dari APBD DKI Jakarta.

Suhaimi menuturkan, seperti yang dilansir data.jakarta.go.id Pemprov DKI telah telah menambah alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan dan pencegahan penularan Covid-19. Anggaran BTT yang telah dialokasikan sebesar Rp1,032 Triliun dan akan ditambahkan Rp2 Triliun akan digunakan sampai akhir Mei 2020 mendatang. Sehingga, total anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 ini sebesar Rp3,032 triliun.

"Bahkan saat ini, pada APBD DKI Tahun 2020 yang awalnya sebesar Rp 87.956.148.476.363 ada kebijakan realokasi sebagai dampak Covid-19 dan akhirnya menyusut jadi Rp44.662.206.340.096," ujar Suhaimi, Jumat (22/5).

Atas dasar itu, imbuh Suhaimi, sepeserpun nilai yang dikeluarkan dari APBD harus dilaporkan dengan baik. Jadi, katanya, sangat wajar jika di kardus yang menjadi bantuan untuk warga Jakarta berbunyi 'dibiayai oleh APBD'.

"Tidak perlu disambung-sambungkan dengan konstelasi pemilu yang akan datang, sementara kita masih berjuang memutus mata rantai Covid-19 di ibukota," tegas Suhaimi. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini