Dukung transaksi nontunai, PD Pasar Jaya teken MoU dengan 7 bank

Senin, 8 Desember 2014 10:34 Reporter : Rizky Andwika
Dukung transaksi nontunai, PD Pasar Jaya teken MoU dengan 7 bank Pasar tradisional jelang Lebaran. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyaksikan penandatanganan kesepakatan antara PD Pasar Jaya dengan tujuh bank yang berada di lingkungan sekitar PD Pasar Jaya. Kesepakatan itu untuk menerapkan pembayaran dengan menggunakan Cash Management System (CMS) secara autodebet.

"Program CMS dengan cara autodebet merupakan program PD Pasar Jaya sejalan dengan kebijakan pemerintah DKI yang mewajibkan transaksi nontunai. Sistem ini akan diterapkan di 153 pasar tradisional mulai Januari 2015," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis di Balai Agung, Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (8/12).

Sebelumnya, PD Pasar Jaya telah melakukan sistem autodebet ini kepada para pedagang Pasar Manggis, Jakarta Selatan sebagai percontohan. Penarikan tagihan dilakukan bank pada tanggal 20 setiap bulannya secara otomatis sesuai dengan biaya yang telah ditentukan masing-masing pasar.

"Perubahan yang sangat mendasar ini dilakukan agar memberikan kemudahan terhadap para pedagang dalam melakukan pembayaran BPP tanpa harus menggunakan tunai," tambah Djangga.

Sementara, Ahok yang ditemui usai menyaksikan penandatanganan kerjasama memberikan dukungan penuh terhadap program yang digagas PD Pasar Jaya tersebut.

"Ini sebenarnya targetnya mengarah ke cash society. Dengan adanya rekening bank kita bisa tahu persis. Tentu untuk menghindari oknum permainan dan oknum tagih menagih," kata Ahok.

Tujuh bank yang mengikuti kerjasama ini yakni; Bank DKI, BRI, Bank Mandiri, BNI, , OCBC NISP dan BCA. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Ahok
  2. Gubernur Jakarta
  3. Pasar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini