Dukun cabul di Pamulang belajar dari biksu sejak anak-anak

Reporter : Yulistyo Pratomo | Selasa, 12 November 2013 15:43
Dukun cabul di Pamulang belajar dari biksu sejak anak-anak
ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - IJ (29), dukun cabul asal Pamulang, ternyata telah memiliki ilmu mengobati sejak umur delapan tahun atau tepatnya saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Ilmu tersebut diperolehnya dari seorang biksu yang biasa melakukan pengobatan di Mangga Dua, Jakarta.

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-Jalan

"IJ belajar pengobatan alternatif dari seorang biksu di Mangga Dua sejak umur sembilan tahun. Dia belajar selama delapan tahun dan sejak SD sudah mulai mengobati orang," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Iptu Nunuk Suparmi di Jakarta, Selasa (12/11).

Terkait maraknya aksi dukun cabul, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan pengobatan alternatif. Terutama jika ingin mengobati anggota keluarganya yang perempuan.

Sebelumnya, praktik dukun cabul kembali terungkap. Dukun berinisial IJ ditangkap polisi setelah mencabuli pasiennya MK (14) yang menderita leukimia. Padahal, ayah MK berniat menyembuhkan sakit yang dideritanya di tangan pelaku.

Dengan mematok tarif antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Korban dibawa untuk mengikuti ritual mandi air es dengan bertelanjang bulat. Saat itulah pelaku mencabuli korban hingga 10 kali.

"Ketika orang tua korban merasa anaknya tidak mendapatkan kesembuhan, mereka bermaksud membawa MK ke pengobatan alternatif lain. Pada saat itulah, korban menyampaikan kepada orang tuanya telah disetubuhi oleh pelaku," jelas Aswin.

[tyo]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pencabulan# Dukun Cabul

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE