DPRD DKI Bakal Panggil Transjakarta Terkait Revitalisasi Halte Bundaran HI

Senin, 3 Oktober 2022 22:00 Reporter : Lydia Fransisca
DPRD DKI Bakal Panggil Transjakarta Terkait Revitalisasi Halte Bundaran HI Gedung Baru DPRD DKI Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan akan memanggil PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk meminta penjelasan terkait revitalisasi halte Bundaran HI yang dianggap menutupi objek diduga cagar budaya (ODCB) Patung Selamat Datang.

"Cepat atau lambat, sebagai pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta, saya akan memanggil PT Transjakarta dan SKPD terkait untuk menjelaskan pelaksanaan revitalisasi halte Transjakarta yang nyatanya sudah banyak mengecewakan banyak pihak itu," katanya dalam unggahan di akun Instagramnya @prasetyoedimarsudi, Senin (3/10).

Dia mengatakan, pemerintah provinsi (Pemprov) seharusnya menjaga ODCB seperti yang diamanatkan Presiden RI Pertama, Ir Soekarno.

"Bung Karno pernah berpesan 'Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah!' Harusnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga dengan baik wejangan tersebut dalam pelaksanaan pembangunan termasuk revitalisasi halte Transjakarta Bundaran HI," tambah politikus PDIP itu.

2 dari 2 halaman

Lebih lanjut, Pras menerangkan, pemerintah dan rakyat sangat bangga dengan Patung Selamat Datang karena menggambarkan kesiapan Indonesia dalam menggelar perhelatan pesta olahraga se-Asia yang keempat.

"Dengan gambaran sejarah tersebut, kemudian apa sepadan jika arah tepat lambayan tangan sepasang manusia pada Monumen Selamat Datang sengaja dihalangi dengan alibi revitalisasi?," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta Boy Bhirawa menilai Transjakarta telah melanggar prosedur dalam pembangunan revitalisasi Halte Bundaran HI. Seharusnya, Transjakarta meminta persetujuan TSP ataupun Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) sebelum melakukan revitalisasi.

“Jadi, seharusnya memang semua objek diduga cagar budaya itu melalui tim sidang pemugaran,” kata Boy kepada wartawan, Kamis (29/9).

Boy juga menilai, Transjakarta melanggar etika karena revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI menghalangi Patung Selamat Datang. Sebab, Patung Selamat Datang merupakan objek diduga cagar budaya (ODCB).

“Sebenarnya karena dia Bundaran HI sudah ODCB. ODCB itu bukan bukan fisiknya saja tapi juga visualnya. Jadi visual objek cagar budaya itu tidak boleh ditutupi. Secara etika terhadap cagar budaya itu masalah,” kata Boy. [fik]

Baca juga:
Tingkatkan Kedisiplinan Karyawan, Transjakarta Teken Kerja Sama dengan Kodam Jaya
Disbud DKI Jawab Kritik soal Halte TransJakarta Bundaran HI: Tak Ganggu Cagar Budaya
Wagub DKI Ungkap Alasan Revitalisasi Halte Bundaran HI: Penumpang Meningkat Drastis
PDIP Sentil Anies soal Proyek Halte TransJakarta Bundaran HI: Cukup Monas Dikorbankan
Respons Wagub DKI Revitalisasi Halte TJ Disebut Tutupi Patung Selamat Datang
Revitalisasi Halte Tosari Tuai Polemik, Transjakarta Klaim Sudah Ikuti Aturan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini