DPRD Anggap DKI Butuh Wagub Secepatnya di Tengah Penyebaran Virus Corona

Kamis, 26 Maret 2020 14:33 Reporter : Yunita Amalia
DPRD Anggap DKI Butuh Wagub Secepatnya di Tengah Penyebaran Virus Corona Calon wakil Anies. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta Farazandi Fidiansyah mengatakan kursi Wakil Gubernur perlu diisi secepatnya. Terlebih lagi, situasi Jakarta saat ini yang menjadi provinsi tertinggi dengan jumlah kasus positif Covid-19.

Farazandi berkaca dari beberapa kepala daerah yang terinfeksi virus yang pertama kali merebak dari Wuhan tersebut. Dari situ, kata Farazandi, kinerja pemerintahan dalam hal ini eksekutif tidak efektif jika dilakukan Gubernur saja.

"Kami meyakini kinerja Pak Gubernur enggak bisa sendiri dalam menghadapi wabah pandemi. Bayangkan banyak kepala daerah yang terkena tetapi ada back up-nya misal ada wakilnya. Sekarang, ya kami tidak berharap kami mendoakan Pak Gubernur selalu sehat, trtapi ini kan wabah paling besar di Jakarta tentu butuh back up," kata Farazandi, Kamis (26/3).

Untuk itu, politikus PAN itu merasa sumbangsih DPRD dalam stabilitas pemerintahan menanggulangi penyebaran virus Corona adalah melakukan pemilihan Wakil Gubernur secepatnya.

Lagipula, menurut Farazandi, DPRD tidak menyalahi norma dalam pelaksanaan pemilihan Wagub DKI. Mengingat proses pemilihan ditunda hingga Senin 6 April, batas tanggap darurat Covid-19 di Jakarta.

"Kewajiban kami sebagai anggota dewan mendorong sebagai salah satu yang bisa kami lakukan sekarang. Tapi tentu tidak menyalahi aturan. Kami juga taat rekomendasi, segala sesuatu akan kami lakukan sebaik mungkin," ucap Farazandi mengakhiri sesi wawancara di gedung DPRD.

1 dari 1 halaman

Pemilihan 6 April

Sementara itu diketahui, DPRD DKI Jakarta memutuskan pemilihan Wakil Gubernur DKI dilaksanakan pada Senin 6 April. Keputusan ini diambil setelah DPRD menggelar rapat Badan Musyawarah (Bamus) secara tertutup.

Wakil Ketua DPRD Mohamad Taufik mengatakan pemilihan waktu itu menyesuaikan surat edaran Gubernur Anies Baswedan mengenai masa tanggap darurat Jakarta.

"Rapat hari ini, Bamus menetapkan paripurna pemilihan Wagub 6 April setelah habis masa tanggap darurat. Kan edaran pak gubernur tanggap darurat habis 5 April," kata Taufik.

Menurutnya, pelaksanaan pemilihan Wagub pada dua pekan mendatang tidak menyalahi norma jika merujuk ke surat edaran Gubernur, maklumat Kapolri, dan imbauan lainnya yang meminta tetap di rumah selama masa penyebaran virus Corona.

Selain itu, kata Taufik, DPRD sudah memahami protokoler pencegahan penyebaran virus tersebut. Sehingga saat pelaksanaan nanti seluruh hadirin dipastikan steril. Bahkan, DPRD akan membatasi tamu undangan yang akan hadir pada acara tersebut.

"Yang jelas total di bawah 200 orang bisa jadi hanya 120," ujarnya.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini