Djarot sebut warga Bukit Duri mulai pindah ke rusun usai Lebaran

Senin, 12 Juni 2017 10:58 Reporter : Sania Mashabi
Djarot sebut warga Bukit Duri mulai pindah ke rusun usai Lebaran Warga Bukit Duri ambil kunci Rusun Rawa Bebek. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim warga Bukit Duri korban penggusuran sudah tidak lagi melakukan perlawanan. Mereka disebut-sebut sudah menerima untuk dipindah ke rumah susun.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menyebut warga Bukit Duri sudah siap menempati rumah susun yang disiapkan Pemprov DKI. Djarot menuturkan, ada yang sukarela membongkar rumah mereka sendiri. Setelah Lebaran, warga akan mulai pindah ke rumah susun.

"Proses Bukit Duri untuk yang Jakarta Selatan, udah ya, mereka segara menempati rusun kemarin sudah kita undi mereka sudah senang semua kemudian ada kesepakatan mereka bongkar sendiri, setelah Lebaran semua pindah," ungkap Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (12/6).

Menurut Djarot, warga sudah bisa menerima penggusuran untuk proyek normalisasi Sungai Ciliwung. Dengan kesukarelaan warga Bukit Duri untuk pindah, proyek ini tak lagi terkendala.

"Kalau yang Jakarta Selatan kita pastikan sudah," kata Djarot.

Sebelumnya warga Bukit Duri, Jakarta Selatan, mengaku pasrah jika nantinya tetap digusur baik oleh Pemprov DKI ataupun dengan Gubernur terpilih Anies-Sandiaga. "Mudah-mudahan enggak jadi (digusur). Kita pasrah aja kita juga enggak ada perlawanan kok. Yang penting minta penempatannya saja yang enak," kata Nurhayati (40), warga Bukit Duri Pangkalan RT 03/12, Jakarta Selatan, Minggu (23/4).

Menurut Nurhayati, melakukan perlawanan hanya akan berujung sia-sia. "Ngapain ngelawan kita rakyat kecil enggak akan pernah didenger. Waktu itu Kampung Pulo ngelawan jugakan tapi percuma engga ada hasilnya digusur-gusur juga," ujarnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini