Djarot perintahkan camat, lurah monitor & data pendatang baru

Senin, 3 Juli 2017 12:46 Reporter : Syifa Hanifah
Djarot perintahkan camat, lurah monitor & data pendatang baru Djarot letakan batu pertama pembangunan Pasar Blok A Fatmawati. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau kepada para pendatang baru yang ingin mengadu nasib di Jakarta untuk melaporkan dirinya kepada RT dan RW setempat untuk mendapatkan data penduduk baru yang akurat.

"Makanya tadi saya sampaikan bahwa Dinas Dukcapil kerja sama dengan camat, lurah, beserta RT/RW akan memonitor memantau arus balik ini sampai dengan tingkat rukun tetangga untuk mendata. Jangankan mereka yang menginap sampai 2 minggu, 1x24 jam saja harus mendaftar supaya kita mengetahui mobilitas orang," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Senin (3/7).

Dirinya mengatakan Jakarta sangat terbuka untuk pendatang baru yang ingin datang ke Jakarta. Namun dirinya memberikan syarat untuk memiliki keahlian. Mantan Wali Kota Blitar ini menambahkan orang yang datang ke Jakarta bukan sekadar mencari pekerjaan namun untuk bersekolah.

"Kan macam-macam di sini, bisa mencari pekerjaan, bisa sekolah, bisa bisnis, bisa rekreasi. Kan gitu. Nanti akan kelihatan sekali," katanya.

Dengan adanya keahlian yang dimiliki, ini dapat meminimalisir bertambahnya kemiskinan yang ada di Jakarta. Bakhan Djarot mengimbau agar yang datang ke Jakarta sudah mendapat pekerjaan dan tempat tinggal agar tidak ada lagi gubuk-gubuk liar.

"Yang tidak diperbolehkan adalah ketika mereka datang dan kemudian mendirikan gubuk-gubuk liar di kolong-kolong jembatan, di kolong-kolong tol. Kalau seperti itu ya kita jaga, jangan sampai dan jangan sampai lagi di Jakarta ada dulu dua tahun lalu banyak yang disebut dengan manusia gerobak tinggal di kereta. Kalau seperti ini kita ajak ke panti-panti sosial." Pungkas Djarot. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini