KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Djarot: Pemilik mobil tak bisa buktikan punya garasi, STNK tak diproses

Rabu, 13 September 2017 14:03 Reporter : Fikri Faqih
Djarot luncurkan JakOne Mobile di Balaikota. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menilai pemilik kendaraan masih belum patuh pada Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Salah satu ketentuannya, seseorang atau badan usaha punya kendaraan bermotor wajib menyediakan garasi.

Tetapi kenyataannya sering kali mobil diparkir di tepi-tepi jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Meski petugas Dishub sudah mengambil tindakan, tetapi saja pelanggaran terus berulang.

"Kemudian, sampai kepada ketentuan dalam penerbitan STNK ada jaminan bahwa dia (pemilik kendaraan) punya garasi," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).

"Sehingga kalau seseorang tidak bisa menunjukan bukti bahwa dia memiliki garasi, maka STNK tidak bisa diproses, tidak bisa atas nama dia," tambahnya.

Dalam Perda tersebut, kata Djarot, setiap orang yang ingin memiliki mobil atau kendaraan roda dua harus mendapatkan surat keterangan kepemilikan garasi dari RT dan juga RW untuk mendapatkan STNK.

"Yang paling gampang itu deteksi fisiknya, mobilnya, kendaraannya, parkirnya kalau malam di mana. Paling gampang penindakannya seperti itu," tuturnya.

Pemda dan Polda Metro, lanjutnya, terus berkoordinasi. Dia menolak jika dikatakan langkah ini sebagai upaya membatasi seseorang untuk memiliki kendaraan.

"Kalau kami dianggap batasi orang punya mobil, engga juga. Silakan. Anda boleh punya mobil lebih dari satu, punya lima boleh. Tapi jaminan ya harus ada garasi dong. Tugas Pemda dan polisi adalah mewujudkan tertib sosial," tuturnya.

Untuk penindakannya bagaimana? "Kalau yang keterlaluan itu kami bantu, kami bantu untuk memindahkan di tempat yang semestinya. Misal di jalan, kami bantu untuk pindahkan itu di tempat parkir yang tersedia," tandasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Penertiban Parkir Liar
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.