Ditolak jadi PNS, ribuan Satpol PP dan Dishub DKI gruduk kantor Kemenpan RB

Senin, 25 September 2017 12:50 Reporter : Nur Habibie
Demo Satpol PP dan Dishub di Kemenpan RB. ©2017 merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan aksi di depan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Aksi tersebut diikuti oleh ratusan petugas dengan menggunakan pakaian dinas kerja masing-masing.

Ketua Presidium Pegawai Tidak Tetap (PTT) Banpol PP, Didi Ahmad mengatakan, aksi yang mereka lakukan tersebut berdasarkan permasalahan status PTT Banpol PP dan PTT Dishub DKI Jakarta, tentang usulan pengangkatan menjadi CPNS.

"Permasalahan status PTT Banpol PP dan PTT Dishub DKI Jakarta kurang lebih 1800 berdasarkan surat usulan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 595/082.71 kepada Kemenpan RB tentang usulan pengangkatan menjadi CPNS melalui formasi khusus," kata Didi di depan gedung Kemenpan RB, Jakarta Selatan, Senin (25/9).

"Maka dengan ini kami menyampaikan pemberitahuan penyampaian pendapat di muka umum atau unjuk rasa yang melibatkan anggota perwakilan Banpol PP Se-lndonesia," tambah Didi.

Demo Satpol PP dan Dishub di Kemenpan RB 2017 merdeka.com/Imam Buhori


Pantaun merdeka.com, aksi tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB. Dalam aksi tersebut masa aksi berjumlah 11.800 dan lebih banyak Satpol PP dibandingkan dengan Dishub.

Ketua Presidium Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dishub, Ratman menyampaikan bahwa dalam aksi itu mereka menuntut agar status kepegawaian PTT Banpol PP dan PTT Dishub diangkat menjadi PNS.

"Kami (Banpol PP dan Dishub) Meminta kepada Kemenpan RB untuk mengangkat status kepegawaian PTT Banpol PP dan PTT Dishub menjadi PNS melalui formasi khusus," kata Ratman di tempat yang sama.

Selain itu, aksi yang mereka lakukan juga bertujuan untuk tidak terima jawaban dari Kemenpan RB yang tidak menyetujui usulan Gubernur DKI Jakarta yang ingin mengangkat sebagian Banpol PP dan Dishub.

"Menolak jawaban Kemenpan RB yang dinilai tidak berkeadilan terkait jawaban terhadap usulan Gubernur DKI Jakarta," tandasnya.

Demo Satpol PP dan Dishub di Kemenpan RB 2017 merdeka.com/Imam Buhori

Jumlah dalam aksi itu, diikuti oleh PTT Banpol PP Provinsi DKI Jakarta (29), kurang lebih 250 peserta, PTT Banpol PP Kota Administrasi Jakarta Pusat (515), kurang lebih 272 peserta. PTT Banpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara (525), kurang lebih 254 peserta.

PTT Banpol PP Kota Administrasi Jakarta Barat (535), kurang lebih 267 peserta, PTT Banpol PP Kota Administrasi Jakarta Selatan (545), kurang lebih 302 peserta. PTT Banpol PP Kota Administrasi Jakarta Timur (555), kurang lebih 291 peserta dan PTT Dishub Provinsi DKI Jakarta kurang lebih 180 peserta.

Didi menambahkan bahwa aksi gabungan yang mereka lakukan tersebut akan dilanjutkan di kantor Balai Kota Jakarta, dengan membawa tuntutan yang sama seperti di Kemenpan RB.

"Besok (26/9) kita lanjut aksi di depan kantor Balai Kota, jam 08.00 WIB," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.