Ditanya kelanjutan DP Rp 0, Anies persilakan tanya Kadis Perumahan

Kamis, 12 April 2018 14:19 Reporter : Merdeka
Ditanya kelanjutan DP Rp 0, Anies persilakan tanya Kadis Perumahan Ground breaking hunian DP 0 rupiah. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta menargetkan 250 ribu unit rumah susun yang masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) DKI 2018-2022. Bagaimana cara mewujudkanya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mempersilakan Kepala Dinas Perumahan DKI Agustino Darmawan lantaran Agustino bicara karena sudah membeberkan rencana pembangunan rusunami dan rusunawa.

"Nanti Pak Agus saya selentik dulu," ujarnya di kawasan Cipinang, Jakarta, Kamis (12/4).

Sebelum Anies, Agustino sudah menjelaskan langkah pembangunan Rusunami dan Rusunawa dalam lima tahun ke depan.

Menurut Agustino, Pemprov DKI akan membangun 14.000 rusunawa bagi warga yang berpenghasilan di bawah Rp 4 juta. Rusunawa itu menjadi solusi setelah rusunami DP0 hanya dapat dinikmati warga berpenghasilan Rp 4-7 juta saja.

"14.000 unit untuk lima tahun sampai 2022," Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Agustino Darmawan, di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Nantinya, rusunawa itu dapat menjadi hak milik atau rusunami. Namun, ada syarat yang diberikan Pemprov DKI.

"Siapa yang taat membayar 20 tahun. Itu dia berhak mendapat jadi rusunami," kata Agustino

Sementara itu, terkait target 250.000 unit rusun DP 0 rupiah, Pemprov DKI, kata Agustino, akan menyerahkan ke BUMD dan swasta. Ia mengklaim, pembangunan rusunami atau DP 0 tidak bisa dilakukan Pemprov karena ada peraturan tidak boleh menggunakan APBD untuk membangun Rusunami.

"Kerja sama lahan misalnya 50 persen untuk unit yang dia jual, 50 persen dia bangun untuk DP 0," kata Agustino.

"Yang kami harapkan yang dari kalangan private sector, swasta, yang mengejar kekurangan selama lima tahun," tambah Agustino.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini