Dishub DKI Soal Jalur Sepeda Permanen: Baru 500 Pembatas Jalan Terpasang

Rabu, 31 Maret 2021 12:58 Reporter : Merdeka
Dishub DKI Soal Jalur Sepeda Permanen: Baru 500 Pembatas Jalan Terpasang Lalu Lintas Pesepeda di Ibu Kota. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rudi Saptari mengatakan, pengerjaan jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat belum selesai. Untuk pembatas jalur sepeda permanen baru terpasang sebanyak 500 dari target 4.000 buah yang direncanakan.

"Bahwa sekarang ini yang sudah terpasang planter box hanya sekitar 500 planter box," kata Rudi saat dihubungi, Rabu (31/3).

Menurutnya, lambatnya pengerjaan diakibatkan masih dilakukannya uji coba jalur sepeda kepada masyarakat. Selain itu, Dirlantas Polda Metro Jaya masih melakukan koordinasi terkait pelaksanaan jalur sepeda.

"Jadi kita sedang bersama-sama dari kepolisian untuk memberikan pembelajaran dulu nih kepada masyarakat. Jadi mereka terbiasa untuk menggunakan lajur sepeda," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang membangun jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin.

Jalur sepeda permanen tersebut dibangun sepanjang 11,2 kilometer. Tema jalur tersebut adalah Sabuk Nusantara.

"Jalur sepeda permanen Sudirman-Thamrin bertemakan Sabuk Nusantara dengan representasi pada pot tanaman sebagai proteksi jalur sepeda berbentuk seperti rantai yang saling berkait," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kamis (25/2).

Menurut Syafrin, pembangunan jalur sepeda permanen itu ditargetkan selesai pada Maret 2021 mendatang. Proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp 30 miliar.

"Saat ini sudah dalam proses konstruksi dan kita harapkan selesai bulan Maret, anggarannya sekitar Rp 30 miliar," kata dia.

Selain membangun jalur sepeda, Dishub Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga membangun prasasti sepeda di depan gedung Indofood tower, Jalan Sudirman, Jakarta pusat.

"Tujuan pembuatan prasasti, sebagai pengingat, momentum penggunaan sepeda sebagai alat transportasi yang masif digunakan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19," ucap Syafrin.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini