Disdik DKI Bantah Cabut KJP Anak Bekas Sopir Angkot

Jumat, 8 November 2019 14:23 Reporter : Yunita Amalia
Disdik DKI Bantah Cabut KJP Anak Bekas Sopir Angkot Edi Hartono. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Saefulloh membantah adanya pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) terhadap anak dari Edi Hartono, mantan sopir angkot. Dia mengatakan, saat ini Dinas Pendidikan masih melakukan verifikasi faktual terhadap yang bersangkutan.

"Sedang proses. Kami harus hati-hati sekali, kalau pencabutan, ada verifikasi faktualnya dilihat kondisinya," katanya kepada merdeka.com, Jumat (8/11).

Dia mengungkapkan, ada beragam variabel yang patut dipertimbangkan jika Dinas Pendidikan mencabut fasilitas KJP. Satu diantarnya, kata Saefulloh, adalah kepemilikan kendaraan.

Jika ada kesalahan administrasi ataupun pencatutan nama terhadap penerima KJP, Saefulloh menegaskan hal itu tidak menjadi alasan dasar Dinas Pendidikan mencabut bantuan tersebut. Penerima KJP diminta melakukan klarifikasi atau pernyataan tertulis mengenai pencatutan kepemilikan kendaraan ke Badan Pajak dan Retribusi Daerah.

"Saat ada indikasi seperti itu kalau yang bersangkutan tidak memiliki kendaraan silakan hubungi badan pajak atau bisa membuat pernyataan tertulis," tukasnya.

Ia menegaskan, jika saat proses faktual penerima patut dan layak menerima KJP, tidak ada alasan bagi pihak Dinas Pendidikan mencabut bantuan daerah terhadap masyarakat yang kurang mampu tersebut.

Baca Selanjutnya: Namanya Dicatut Punya Ferrari...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini