Dirut PAM Jaya: 90 Persen Wilayah Jakarta Bisa Tenggelam

Senin, 8 Agustus 2022 15:17 Reporter : Lydia Fransisca
Dirut PAM Jaya: 90 Persen Wilayah Jakarta Bisa Tenggelam Banjir rob di pesisir Jakarta. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, 90 persen wilayah Jakarta, khususnya di bagian utara, akan tenggelam. Penyebabnya karena tingginya pengambilan air tanah untuk minum di DKI Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan pada saat konsultasi publik rencana kerja sama pengembangan SPAM di Provinsi DKI Jakarta, Senin (8/8).

"Salah satu hal yang saat ini menjadi tantangan kita bersama di provinsi DKI Jakarta adalah isu tentang air minum yang memang masih tingginya pengambilan penggunaan dari air tanah," kata Arief.

Penggunaan air tanah yang berlebihan menimbulkan banyak efek ekologi. Misalnya water seaking dan land seaking. Selain itu, ada juga penurunan permukaan tanah.

"(Jakarta) bisa tenggelam dalam waktu yang tidak lama lagi ketika memang ini (pengambilan air tanah) terus berlangsung dan prediksinya di tahun 2050. Diprediksikan 90 persen dari wilayah Jakarta terutama di bagian utara itu akan bisa juga kemudian tenggelam karena budaya atau kemudian penggunaan air," jelas Arief.

2 dari 2 halaman

PAM juga menyoroti penyediaan air minum bagi warga ibu kota. Menurut Arief, cakupan penyediaan air minum yang ada belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Harapannya kita bisa melakukan supply cakupan mencapai 100 persen nantinya. Target itu juga pernah kita sampaikan di publik bahwa 2030 menjadi target kita," tambah Arief.

PAM berencana menambah air baku yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Kita mengenal dengan istilah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)," tutup Arief. [noe]

Baca juga:
Sebanyak 32 Persen Warga Jakarta Masih Eksploitasi Air Tanah
Warga Jakarta Bakal Dilarang Gunakan Air Tanah
Ancaman Jakarta Tenggelam Bisa Dicegah dengan Hutan Mangrove di Bibir Pantai
DKI Jakarta Mesti Kendalikan Penurunan Tanah untuk Mencegah Tenggelam
BRIN: Tanggul Raksasa Tak Cukup Cegah Jawa Tenggelam
Cerita Pilu Musala Wal Adhuha di Jakarta, Dulu Pusat Ibadah kini Tenggelam di Laut

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini