Diperiksa KPK, Ahok bersaksi untuk 3 tersangka suap Podomoro

Rabu, 11 Mei 2016 09:01 Reporter : Fikri Faqih
Diperiksa KPK, Ahok bersaksi untuk 3 tersangka suap Podomoro Ahok diperiksa kpk terkait reklamasi. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (10/5) kemarin. Pemanggilan tersebut dilakukan untuk melakukan verifikasi mengenai proses pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) reklamasi di teluk Jakarta.

Basuki atau akrab disapa Ahok menceritakan, pemanggilan dirinya dilakukan untuk melengkapi berkas kasus suap Raperda zonasi. Bahkan, dia langsung memberikan klarifikasi untuk tiga tersangka kasus ini yakni Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi, Presiden Direktur PT APL Ariesman Widjaja dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro.

"Kemarin disuruh melengkapi, kan katanya begini Pak Arisman yang memberi suap itu hanya boleh ditahan 60 hari sehingga harus segera berkasnya naik ke pengadilan. Kalau kayak Pak Sanusi itu boleh sampai 120 hari. Jadi kemarin biar saya enggak bolak balik kemarin saya diperiksa untuk tiga orang, tapi memang yang Trinanda saya gak kenal," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/5).

Mantab Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, beberapa hal yang dikonfirmasi ada soal proses lahirnya Raperda zonasi. Namun, dia meyakini permasalahan tersebut sudah banyak disampaikan Kepala badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati dan Kepala Biro Penataan Kota DKI Jakarta Vera Revina Sari.

"Tanyanya soal proses, secara teknis juga sudah banyak dijelaskan oleh Bu Tuty dan Bu Vera sebetulnya jadi saya cuman dicocokin aja tapi memang beberapa saya enggak inget juga. Teknis saya gak begitu inget. Kemudian mereka juga tanya juga kenapa sampai tulis gila, itukan bentuk pidana korupsi. Kan mereka punya bukti semua," tutup Ahok. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini