Demo Tolak Daerah Otonomi Baru Papua di Jakarta Ricuh, Polisi Luka Kena Lemparan Batu

Kamis, 1 Desember 2022 15:12 Reporter : Merdeka
Demo Tolak Daerah Otonomi Baru Papua di Jakarta Ricuh, Polisi Luka Kena Lemparan Batu Ilustrasi Polisi. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Merdeka.com - Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Saufi Salamun terluka terkena lemparan batu saat mengawal demonstrasi penolakan Otsus dan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua di Kedubes Amerika, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (1/12). Unjuk rasa itu berlangsung ricuh setelah polisi menurunkan bendera dibawa peserta demo.

"Betul (Kabag Ops Polres Metro Jakpus terluka)," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, Kamis (1/12).

Polisi mengerahkan tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk mengamankan aksi unjuk rasa terkait penolakan terhadap Otsus dan Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua. Demonstrasi itu diwarnai orasi dari peserta demontrasi.

"(Demo) dari kelompok Papua yang menolak RUU DOB kemudian dari orasi-orasi masalah kemerdekaan Papua," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Demo Ricu Dipicu Penurunan Bendera

Komarudin menjelaskan, suasana demonstrasi memanas kala polisi hendak menurunkan bendera dibawa peserta aksi. Menurut Komarudin, penurunan dilakukan polisi lantaran bendera tersebut disebut peserta aksi sebagai lambang kemerdekaan dengan warna merah.

"Ini masih kita dalami," ujar dia.

Menurut dia, suasana memanas itu kemudian ada peserta melemparkan batu ke arah AKBP Saufi Salamun. Dia mengatakan, korban saat ini masih mejalani perawatan medis di posko kesehatan.

"Luka di bagian kepala ada dua luka. Itu nanti dokter. Sementara di posko pengamanan kita lagi diobati," ujar dia.

Polisi masih mengindentifikasi para pelaku berdasarkan rekaman video-video yang dikumpulkan. Dia memastikan peserta aksi yang terbukti melanggar hukum akan dijatuhi sanksi.

"Tentunya dia melakukan pelanggaran terhadap masalah demo yang tertib. Kalau nanti dia terbukti akan kita kenakan pasal penganiayaan," ujar dia.

[gil]

Baca juga:
Tolak Penggusuran Rumah, Puluhan Warga Unjuk Rasa Pembangunan Islamic Center
Ganjar Ungkap Alasannya Masuk ke Politik: Demo Ternyata Tidak Mengubah Apapun
Redam Ricuh Pabrik iPhone di China, Foxconn Tawarkan Insentif Rp 21 Juta ke Buruh
Dua Mahasiswa Jadi Tersangka Demonstrasi Ricuh di Uncen Jayapura
Puluhan Warga Kampung Susun Bayam Bertahan di Tenda Tuntut Segera Menghuni
Gaji Telat dan Perlakuan Buruk, Buruh Pabrik iPhone di China Demo
Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang Adukan PT AMMAN Mineral ke Komnas HAM

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini