Cawagub DKI Tak akan Jalani Fit & Proper Test, Hanya Ada Tanya Jawab dengan DPRD

Selasa, 18 Februari 2020 14:50 Reporter : Yunita Amalia
Cawagub DKI Tak akan Jalani Fit & Proper Test, Hanya Ada Tanya Jawab dengan DPRD Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik memastikan tidak ada fit and proper test terhadap dua calon Wakil Gubernur DKI. Untuk menguji kompetensi dua kandidat, menurut Taufik cukup sesi tanya jawab dengan anggota DPRD.

Usai menghadiri rapat pimpinan gabungan di DPRD, Taufik menjelaskan uji kepatutan dan kelayakan berlaku jika kandidat calon lebih dari dua. Sementara, cawagub DKI hanya Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis.

"Kalau fit and proper itu dulu dari 4 diambil 2. Kalau ini, kita uji, uji dirinya calon Wakil Gubernur itu," kata Taufik, Selasa (18/2).

Meski begitu, dia menjamin esensi kualitas Cawagub DKI dapat didapatkan dalam sesi tanya jawab. Menurut politikus Gerindra itu, tidak ada perbedaan besar antara uji publik dan kepatutan dan sesi tanya jawab.

Taufik memastikan sesi tanya jawab dilakukan secara terbuka dan seluruh warga Jakarta dapat mengetahui materi dialog antara seluruh anggota dewan dengan dua Cawagub DKI.

"Tanya jawab, tanya jawab lah di forum paripurna kan lebih terbuka dari pada dengan sekelompok orang tertutup, ini kita terbuka saja," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Pimpinan DPRD juga sepakat memilih Cawagub DKI secara tertutup. Kesepakatan ini diambil berdasarkan hasil tata tertib cawagub periode DPRD sebelumnya.

"Kita dalam draf yang lama itu tertutup. Saya dan kawan-kawan ada yang minta terbuka," kata Taufik.

Namun, pemilihan tertutup bukan dimaknai proses pemilihan cawagub tidak terbuka untuk publik. Yang dimaksud Taufik tertutup adalah seluruh anggota DPRD menulis nama calon Wakil Gubernur untuk kemudian dimasukan ke dalam kotak.

Proses penulisan nama tersebut tetap terbuka untuk publik. Sehingga, menurutnya, azas transparansi tetap dijunjung legislatif.

"Ya pemilihannya boleh dilihat, yang dimaksud tertutup itu adalah pemilihannya dengan menuliskan di atas kertas, dimasukin ke kotak, begitu. Kalau terbuka kan misalkan siapa yang milih Riza, berdiri, begitu. Kan itu lebih transparan jadinya," ujar politikus Gerindra tersebut.

Selesai rapimgab, proses selanjutnya adalah rapat Paripurna yang akan dibuka Rabu (19/2) siang, pukul 13.00 WIB.

"Insya Allah, besok jam 13.00 WIB kita rapat paripurna sebagaimana ketentuan harus disahkan lewat paripurna tata tertib itu," tukasnya.

Sebelum rapat paripurna dimulai, Taufik menuturkan bahwa Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi akan bersurat kepada seluruh Ketua Fraksi untuk mengutus satu orang anggotanya menjadi panitia pemilih cawagub. Jika ditotal, berdasarkan jumlah fraksi di DPRD anggota panlih berjumlah 9 orang.

"Panlih itu mulai besok, pimpinan mulai bersurat ke fraksi-fraksi untuk mengutus satu orang menjadi anggota panlih. (Total anggota Panlih) 9 orang," tandasnya. [ray]

Baca juga:
DPP PDIP 'Ambil Alih' Pemilihan Wagub DKI
DPRD Putuskan Pemilihan Cawagub DKI Dilakukan Secara Tertutup
Hari Ini, DPRD Putuskan Pemilihan Cawagub DKI Terbuka atau Tertutup
Setelah Nurmansjah, Riza Patria Bakal Temui Fauzi Bowo Pekan Depan
DPRD Putuskan Pembahasan Cawagub DKI akan Dimasukkan dalam Tatib Anggota Dewan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini