Cara Kerja Teknologi AI yang Dipakai Buat Urai Macet Jakarta

Jumat, 9 Desember 2022 13:21 Reporter : Dedi Rahmadi
Cara Kerja Teknologi AI yang Dipakai Buat Urai Macet Jakarta Kemacetan lalu lintas di Jalan Jendral Sudirman. ©2022 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengatur volume lalu lintas dalam upaya menekan kepadatan kendaraan bermotor.

"Secara garis besar Google akan menggunakan teknologi AI mereka untuk menganalisis volume lalu lintas di persimpangan," kata Kepala Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto di Jakarta, Jumat (9/12). Seperti dilansir dari Antara.

Untuk upaya itu, Dinas Perhubungan DKI menggandeng perusahaan raksasa mesin pencarian, Google untuk menerapkan AI di sejumlah persimpangan jalan di Ibu Kota.

Nantinya, kata dia, AI memberikan rekomendasi waktu nyala hijau pada lampu lalu lintas (traffic light) di persimpangan jalan yang optimal kepada Dinas Perhubungan DKI.

"Data dikirimkan ke Dinas Perhubungan dan kami aplikasikan di lapangan," katanya.

Kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov)!DKI dengan Google itu diharapkan menekan kepadatan lalu lintas dan kemacetan yang kerap menjadi momok warga Ibu Kota khususnya saat jam sibuk.

Meski demikian, ia belum dapat memberikan penjelasan detail karena teknis merupakan kewenangan Google.

Kemacetan di Jakarta menjadi salah satu pekerjaan rumah Pemprov DKI Jakarta yang ditekankan Presiden Joko Widodo kepada Penjabat Gubernur DKI Heri Budi Hartono.

2 dari 2 halaman

Polda Metro Jaya sebelumnya mengungkapkan taraf kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta sudah berada di level tidak nyaman.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Latif Usman pada Selasa (23/8) menjelaskan, tingkat kemacetan di Jakarta mencapai sekitar 48 persen.

Karena itu, Polda Metro mengeluarkan gagasan salah satunya dengan mengatur jam kantor bagi pekerja di DKI Jakarta agar kemacetan terurai.

Sementara itu, lembaga pemeringkat kemacetan kota dunia, Tomtom International BV mengungkapkan pada 2021, tingkat kemacetan di Jakarta mencapai 34 persen.

Realisasi itu menurut lembaga tersebut menurun dibandingkan 2020 mencapai 36 persen. [ded]

Baca juga:
Urai Kemacetan, Pemprov DKI Bakal Gunakan AI Atur Durasi Lampu Lalu Lintas
Dishub DKI Gagas Sistem Baru Urai Macet Jakarta, Manfaatkan Teknologi AI
DPRD DKI Kritik Pelebaran Trotoar, Pemprov: Supaya Enggak Macet, Jalan Kaki
Pelebaran Trotoar Dinilai Penyebab Kemacetan di Jakarta
Hujan Lebat Sejak Pagi, Lalu Lintas Jakarta Tampak Semrawut
Heru Budi Diharapkan Segera Respons Hasil FGD Pengaturan Jam Kerja PNS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini