BPBD DKI Edukasi Warga Hadapi Gempa Sesar Baribis

Selasa, 28 Juni 2022 21:33 Reporter : Yunita Amalia
BPBD DKI Edukasi Warga Hadapi Gempa Sesar Baribis ilustrasi gempa. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Jakarta berpotensi mengalami gempa sesar baribis. Menanggapi potensi tersebut, Kepala Bidang Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, Mohammad Insaf, menyampaikan Pemprov DKI melakukan edukasi kepada warga tentang ancaman tersebut.

"BPBD Provinsi DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi, memberikan edukasi dalam rangka mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi tersebut untuk masyarakat," kata Insaf dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (28/6).

Selama edukasi dan sosialisasi dilakukan, BPBD DKI juga secara berkala memantau kondisi potensi gempa sesar baribis di Jakarta.

BPBD DKI, imbuh Insaf, juga mengingatkan pemilik gedung -gedung bertingkat terus mewaspadai dan mengantisipasi kondisi tersebut.

"Sudah bersosialisasi kepada pemilik gedung bertingkat di DKI Jakarta dan sebagainya," ucap Insaf.

"Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama karena wilayah Jakarta termasuk dalam lintasan Sesar Baribis, karena itu BPBD selalu memonitor juga peringatan dini gempa yang disampaikan oleh BMKG untuk disampaikan kembali (kepada masyarakat)," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membenarkan Sesar Baribis di selatan Jakarta terbukti aktif dengan estimasi laju geser mencapai sekitar 5 milimeter per tahun. Pergerakan sesar tersebut berpotensi menyebabkan gempa.

"Selain itu keaktifan sesar ini didukung hasil monitoring peralatan sensor seismograf BMKG di mana terdapat aktivitas gempa yang terpantau di jalur sesar, meskipun dalam magnitudo kecil 2,3 – 3,1," ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis di Jakarta dilansir Antara, Jumat (24/6).

BMKG mengapresiasi hasil kajian tentang aktifnya Sesar Baribis di selatan Jakarta, yang terbit di jurnal bergengsi Scientific Reports (Nature) pada tahun ini.

Daryono mengatakan hasil kajian tersebut tentu sangat valid karena didukung dengan data gempa hasil monitoring BMKG dan data primer hasil obeservasi lapangan oleh tim peneliti menggunakan peralatan mutakhir didukung dengan metoda yang sahih.

"Tentu BMKG sangat mengapresiasi hasil kajian ini, karena memberi sumbangan penting untuk melengkapi peta sumber dan bahaya gempa bumi di Indonesia. Terpenting lagi temuan itu dapat menjadi rujukan mitigasi gempa bumi di sepanjang jalur sesar Baribis dan sekitarnya seperti kota besar Bekasi, Bogor dan Jakarta," kata dia.

Daryono mengatakan struktur Sesar Baribis diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 km. Tetapi, jalur sesar ini tampaknya tidak menerus sebagai satu kesatuan sesar tetapi bersegmen-segmen yang masing-masing segmen memiliki panjang yang bervariasi. Sehingga masih perlu ada kajian lebih lanjut untuk mendetailkan lagi segmen-segmen sesar ini.

Baca juga:
Melihat Langkah Mitigasi Pemprov DKI Hadapi Bencana Alam
Potret Korban Gempa di Afghanistan Jalani Hidup Sulit
Ilmuwan Jelaskan Mengapa Banyak Terjadi Gempa Dahsyat di Afghanistan
Gempa Afghanistan, Korban Selamat Gali Reruntuhan dengan Tangan
Sesar Baribis di Selatan Jakarta Aktif, Warga Diminta Waspada Gempa

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini