Beredar Video Perempuan Berstatus ODP di Kebon Baru Tebet Kabur

Selasa, 31 Maret 2020 15:35 Reporter : Henny Rachma Sari
Beredar Video Perempuan Berstatus ODP di Kebon Baru Tebet Kabur Video amatir seorang wanita diduga ODP alami stres. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Beredar video seorang perempuan yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona atau Covid-19 kabur. Peristiwa diduga terjadi di permukiman kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa.

Kaburnya perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut terekam dalam video amatir yang disebar di pesan grup WhatsApp (WA).

Dalam video berdurasi dua menit 42 detik tersebut, perempuan mengenakan pakaian bermotif lengan panjang dan celana panjang nampak sedang berdebat dengan petugas yang mengenakan masker kain.

Nampak petugas laki-laki itu meminta perempuan itu tetap di tempat tidak usah kemana-mana. Namun perempuan yang membawa kantong plastik tersebut menolak permintaan petugas dan mengatakan ingin mencari suaminya.

1 dari 4 halaman

Camat Tebet Membenarkan

Camat Tebet Dyan Airlangga saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini tengah ditangani oleh aparatnya serta warga di wilayah.

"Ini masih kita tangani, disinyalir yang bersangkutan (perempuan tadi) ini ada sedikit terganggu jiwanya, sementara dilokalisir kemudian petugas dari Puskesmas dengan APD meluncur ke lokasi untuk ditangani," kata Dyan, Selasa (31/3).

Menurut Dyan, petugas belum bisa mengamankan perempuan tersebut karena belum mengenakan alat pelindung diri (APD) sebagai protap resmi untuk menangani orang dalam pantauan.

"Kita tidak berani kontak langsung tanpa APD," kata Dyan.

Dyan menyebutkan, petugas Puskesmas sudah di lokasi. Petugas lainnya sedang melakukan lokalisir sementara di sekitar lokasi.

2 dari 4 halaman

Perempuan Tiap Hari Dipantau Petugas

Saat dikonfirmasi asal-muasal status ODP terhadap perempuan tersebut, Dyan menyebutkan bahwa sejak awal perempuan tersebut masuk dalam pemantauan petugas sebagai ODP.

"Dia masuk pantauan kita, setiap hari kita pantau," katanya.

Terkait gangguan kejiwaan yang dimilikinya perempuan tersebut, menurut Dyan, masih disinyalir karena petugas masih menunggu hasil diagnosa dokter.

"Disinyalir seperti itu, menunggu diagnosa dari dokter juga, kita sudah koordinasi dengan Rumah Sakit Duren Sawit, kalau memang betul disinyalir begitu kita akan bawa ke RS Duren Sawit untuk diisolasi di situ," kata Dyan.

Setelah video perempuan diduga ODP kabur dari rumah tersebar di pesan berantai, juga beredar video sejumlah petugas menggunakan APD telah tiba di lokasi tampak bersiap melakukan pengamanan. Seperti diberitakan Antara.

3 dari 4 halaman

Sudah Diamankan Petugas

Tak berapa lama kabur, perempuan tersebut sudah diamankan petugas medis. Dan telah diisolasi di rumah sakit setempat.

"Sekitar jam tiga pasien sudah 'diamankan' oleh suami dan petugas," kata Dyan Airlangga.

Dyan menjelaskan, kronologis pasien Covid-19 tersebut kabur dari rumahnya diketahui ketika petugas kesehatan datang untuk melakukan pemeriksaan rutin di rumahnya.

Perempuan berusia 54 tahun tersebut sudah satu pekan ini masuk pemantauan petugas medis karena berstatus positif Covid-19.

Status positif diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dilakukan yang bersangkutan di rumah sakit tempat perempuan itu menjalani pemeriksaan kesehatan karena penyakit diabetes.

Status positif telah diketahui sekitar dua pekan sebelumnya dan kemudian menjalani masa isolasi mandiri di rumahnya.

"Jadi, petugas mau melakukan pengecekan seperti biasa karena dia kita pantau, kita pantau kesehatannya, begitu kita datang ke sana, dia itu tidak ada di rumahnya," kata Dyan.

Ia menduga perempuan tersebut stres karena menjalani masa isolasi di rumah selama satu pekan, sehingga keluar dari rumahnya.

4 dari 4 halaman

Ngumpet dari Pantauan Petugas

Ketika dicari-cari oleh petugas tidak ditemukan, hingga siang harinya, perempuan tersebut keluar dari tempat dia bersembunyi selama melarikan diri dari rumahnya.

"Rupanya dia ngumpet. Setelah kita cari-cari enggak ada, akhirnya tim kita balik, ternyata dia keluar dari tempat persembunyiannya. Langsung warga melapor ke kita, kita datang lagi ke lokasi," kata Dyan.

Dyan mengatakan perempuan tersebut kini telah dibawa ke Rumah Sakit Duren Sawit untuk menjalani perawatan dan isolasi secara medis. [rhm]

Baca juga:
Penjelasan Pemkab Bantul Terkait Video Tak Ada RS Mau Terima Rujukan PDP Corona
Diduga Serangan Jantung, Pengemudi Motor Meninggal di Titik Nol Kilometer
Video Detik-detik Polisi Ngamuk ke Warga yang Buat Acara: Malah Enak-enak Pesta Gini
Kapolsek Marahi Warga Karena Gelar Arisan di Tengah Bahaya Virus Corona
Belanja Pakai APD 'Astronot' di Mal, Dua Orang Bikin Takut Sehingga Ditegur Petugas

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini