Bela Anies, Sekda DKI Sebut Pembahasan Anggaran Sama Seperti Era Sebelumnya

Kamis, 7 November 2019 15:29 Reporter : Yunita Amalia
Bela Anies, Sekda DKI Sebut Pembahasan Anggaran Sama Seperti Era Sebelumnya Hari pertama Anies-Sandi. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menampik segala tudingan tidak adanya transparansi era kepemimpinan Anies Baswedan. Ia mengatakan, proses pembahasan anggaran saat ini sama saja dengan pemerintahan sebelumnya.

"Jadi dituduh kalau kita sebagai tidak transparan, itu salah besar. Karena yang kita lakukan sekarang ini persis sama dan sebangun dengan apa yang kita lakukan dahulu, tidak ada yang diumpet-umpetin," kata Saefullah, Jakarta, Kamis (7/11).

Dia juga menyikapi desakan sejumlah pihak agar Pemprov mengunggah usulan anggaran yang diajukan dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Sama dengan penjelasan sejumlah SKPD, anggaran akan diunggah setelah pembahasan KUA-PPAS selesai.

1 dari 1 halaman

Pada Saatnya KUA-PPAS Dibuka

Saefullah menjelaskan, anggaran yang diunggah adalah anggaran yang telah disepakati untuk dibahas lebih lanjut dalam rapat Rancangan APBD (RAPBD) 2020. Cara seperti ini disebutnya sama dengan pemerintah sebelumnya.

"Waktunya itu adalah ketika KUA-PPAS disepakati kemudian SKPD melakukan input yang final, baru kita buka," tukasnya.

Saefullah tak menampik ada beberapa usulan mata anggaran yang menuai kontroversial. Namun, kata dia, sebelum polemik itu muncul ke publik Gubernur Anies Baswedan sudah dua kali mengingatkan seluruh SKPD tidak melakukan tindakan aneh dalam mengusulkan anggaran.

"Gubernur sudah 2 kali mengingatkan secara keras kepada SKPD untuk tidak berbuat aneh-aneh sebelum kejadian ini," tandasnya. [rnd]

Baca juga:
Pembahasan KUA-PPAS Molor, Sekda Salahkan DPRD DKI
Berbekal Aduan Warga, DPRD DKI Tunda Anggaran Revitalisasi Trotoar Jakarta
DPRD DKI Setujui PMD Rp9,89 Triliun untuk Tujuh BUMD
Anggaran Diusulkan Naik, Penyusun Naskah Pidato Anies Digaji Rp 8,2 Juta Per Bulan
BK DPRD DKI akan Proses Pelaporan William Terkait Tindakan Langgar Etik
Rapat Usulan Anggaran, PAM Jaya Minta Tambahan Modal Rp1,77 Triliun untuk 3 Kegiatan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini