Bawa motor 'mutilasi', RNK ditangkap di Pelabuhan Tanjung Priok

Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu | Rabu, 3 April 2013 20:30
Bawa motor 'mutilasi', RNK ditangkap di Pelabuhan Tanjung Priok
Motor. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - RNK (33), ditangkap petugas Pelabuhan Tanjung Priok karena hendak menjual hasil kejahatan berupa sepeda motor curian ke wilayah Babire, Papua. Motor-motor itu dipreteli oleh pelaku dan dimasukan ke dalam kardus.

"Tersangka kedapatan membawa beberapa barang terbungkus kardus yang ternyata berisi motor. Kita satukan barang-barang itu dan ternyata ada enam unit roda dua," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adi kepada wartawan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (3/4).

Asep menambahkan, RNK sudah dua kali melakukan aksinya tersebut dengan membawa sepeda motor yang sudah dipotong-potong.

"Tersangka sudah dua kali melakukan ini, pertama kali akhir 2012. Mungkin di Nabire sana bisa dia jual tiga kali lipat dari harga yang dia beli dari NR dan YS di Jaksel dan Jaktim yang masih buron. Enam unit motor ini tidak ada surat-suratnya," katanya.

Keenam motor yang 'dimutilasi' tersebut adalah Yamaha Jupiter MX hitam tahun 2008, Suzuki FU 150R warna hitam tahun 2011, dua unit Yamaha Mio tahun 2010 warna hitam dan merah, dan dua unit Kawasaki Ninja RR 150 warna hijau dan hitam tahun 2012 dan 2011.

Asep menambahkan saat ini pihaknya masih mendalami keterkaitan dengan pelaku pencurian kendaraan bermotor lainnya. "Kita masih dalami ke jaringan curanmor lain, kita duga kuat ada indikasi ke arah itu. Saat ini dari pengakuan tersangka, kita masih kejar pelaku lainnya berinisial YS dan NR," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku akan dijerat pasal 480 KUHP Perkara pertolongan jahat atau penadah dengan ancaman hukuman maksimal penjara paling lama 4 tahun.

[dan]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE