Atasi banjir, Sandiaga sebut akan fokus penataan sodetan

Kamis, 8 Februari 2018 12:08 Reporter : Hari Ariyanti
Atasi banjir, Sandiaga sebut akan fokus penataan sodetan Sandiaga tinjau banjir di Kampung Arus. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir masih menjadi pekerjaan rumah Pemprov DKI Jakarta. Sejak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjabat pada Oktober 2017, telah dua kali ibu kota terendam banjir. Pertama sekitar Desember 2017 dan banjir kedua terjadi pada Senin (5/2) lalu.

Untuk menanggulangi banjir, Sandiaga mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan fokus pada penataan sodetan khususnya di sekitar wilayah yang dilewati Kali Ciliwung di Jakarta Timur. "Sodetan tersebut yang menjadi fokus kita ke depan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dengan (Kementerian) PU PERA. Kita ingin itu terealisasi cepat," jelasnya, Kamis (8/2).

Terkait masih adanya kendala lahan, Sandi mengungkapkan, harus ada kesepakatan terlebih dulu dengan warga melalui jalur mediasi. Sehingga proses pengadaan lahan bisa dipercepat. "Itu yang menjadi fokus kita," ujarnya.

Politisi Gerindra ini menambahkan, pembicaraan langsung di lapangan dengan perwakilan warga dan pemilik lahan tertunda karena rumah mereka ikut terendam banjir. Namun, kata dia, pihaknya akan bergerak cepat agar persoalan ini segera tuntas.

Sandi menjelaskan, warga yang ada di Kampung Arus rencananya akan direlokasi ke rumah susun sehingga proses penataan sodetan dengan pemasangan sheet pile lebih mudah dilakukan.

"Kita akan fast track dan kita juga akan disiapkan appraisal-nya. Begitu sudah di-appraise kita selesaikan nanti," ujarnya.

Banjir yang melanda Jakarta di awal pekan kemarin menurutnya karena curah hujan tinggi di wilayah hulu yang menyebabkan kiriman air ke hilir juga besar. Menurut Sandi perlu juga ada manajemen penanggulangan banjir di hulu.

"Ini yang kita pantau gimana manajemen di hulu. Kita bisa bekerja sama juga dengan sahabat-sahabat kita, teman-teman yang ada di wilayah hulu. Sudah ada badan kerjasama yang kita harapkan bisa lebih koordinatif dalam penanganan ke depan," jelasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini