Atap JPO Sudirman Dicopot, Pejalan Kaki Minta Disiapkan Jalan Alternatif Saat Hujan

Rabu, 6 November 2019 11:51 Reporter : Merdeka
Atap JPO Sudirman Dicopot, Pejalan Kaki Minta Disiapkan Jalan Alternatif Saat Hujan JPO Sudirman tanpa atap. ©2019 Liputan6.com/Ditto Radityo

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka atap jembatan penyeberangan orang di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Keputusan Pemprov DKI ini bertujuan agar warga bisa melihat keindahan Jakarta saat menyeberang.

Keputusan ini dipertanyakan oleh sejumlah pihak terutama jika hujan turun. Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus meminta pihak Pemprov DKI Jakarta menyiapkan akses mana saja yang dapat dilalui pejalan kaki saat hujan.

"Pihak Pemprov DKI bisa jelaskan akses-akses mana yang bisa dijadikan penyeberangan di daerah situ atau kah nanti lewat terowongan," kata Alfred saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (6/11).

Dia mencontohkan seperti ketika masyarakat melewati Stasiun MRT bawah tanah terdekat saat musim penghujan. Alfred menilai sebenarnya JPO bukanlah infrastruktur yang layak untuk pejalan kaki.

Menurutnya, lokasi yang ramah bagi pejalan kaki adalah perlintasan sebidang zebra cross atau pelican crossing. Namun pihaknya menyadari hal itu sulit untuk direalisasikan di Jalan Sudirman-Thamrin.

"JPO itu sangat tidak layak, lebih bagus itu dirobohkan sebenernya," ucapnya.

Sebelumnya, atap jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di kawasan Jalan Sudirman dicopot. Terbukanya atap JPO tersebut menurut Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho sudah hampir satu pekan ini.

Hari Nugroho mengatakan, konsep JPO yakni untuk menyeberang orang dari trotoar satu ke trotoar lainnya. Mengingat, kondisi trotoar di Jakarta juga terbuka.

"Kalau hujan otomatis kalau ruang terbuka pasti enggak mungkin nyeberang gitu," ucap dia.

Dia mengatakan, konsep JPO terbuka tersebut untuk memberikan kesan baru kepada orang yang menyeberang. Sebab, pemandangan Jakarta dengan gedung tinggi dan trotoar lebar cukup menarik.

"Jadi orang menyeberang itu bisa punya pengalaman baru lagi pas menyeberang. Enggak hanya nyeberang tapi sambil melihat kiri kanan keindahan Jakarta," kata Hari.

Reporter: Ika Defianti [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini