Antrean 'Mengular', Penumpang Keluhkan Minimnya Loket Pembelian Tiket MRT

Rabu, 3 April 2019 10:07 Reporter : Merdeka
Antrean 'Mengular', Penumpang Keluhkan Minimnya Loket Pembelian Tiket MRT Penumpang antre tiket MRT. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Antrian panjang terjadi di loket pembelian tiket stasiun MRT Bundaran HI. Penumpang pun mengeluh.

Salah satunya Irwan Setiawan. Rabu (3/4/2019), mengajak istri dan dua menjajal Moda Raya Terpadu (MRT). Kesan pertamanya ini kurang mengenakkan.

"Baru pertama kali gunakan MRT. Ingin tahu rasanya ternyata begini," ucap Irwan ditemui di Stasiun MRT.

Irwan mengatakan, dirinya berangkat dari Stasiun MRT Lebak Bulus, menuju MRT Stasiun Bundaran HI. Ia melihat-lihat fasilitas-fasilitas yang ada di setiap Stasiun.

Menurut penilaiannya secara keseluruhan sangat baik, hanya saja masih ada yang harus diperbaiki. Terutama dari segi pelayanan di loket pembelian. Perlu waktu yang cukup lama untuk mendapatkan tiket perjalanan.

"Antriannya lambat. Terus mau keluar aja ngantre. Saya nilai fasilitas 80 lah karena belum siap semua. Contohnya pelayanan tiket antre," ucap dia.

"Tadi aja di Stasiun Lebak Bulus nunggu setengah jam baru dapat (tiket)," tutup dia.

Sama halnya dengan Putra Karokaro, (30), warga Medan, Sumatera Utara. Saat tengah berkunjung ke Jakarta, ia mengajak orangtua mencoba MRT di Indonesia.

"Di Jakarta baru pertama kali. Kebetulan lagi berkunjung ke sini sekalian bawa orang tua naik MRT," ucap dia.

Putra membandingkan MRT yang pernah dijajal. Misalnya di Singapura dan Malaysia.

"Saya coba di Singapura dan Malaysia lebih tertata rapih di loket tiket dan lebih nyaman," ucap dia.

Putra pun memberikan usul agar segera dilakukan pembenahan. Antara lain memperbanyak loket pembelian tiket.

"Secara keseluruhan sudah baik. Mungkin karena masih baru. Jadi masih perlu ada yang ditambah-tambah. Saya cuma minta biar tidak antri, coba ditambah loket-loket pembelian tiket," tukas dia.

Pantauan di Stasiun MRT Bundaran HI di pintu 6, penumpang mengular di dua loket yang tersedia. Terdapat dua loket yang tersedia. Masing-masing loket hanya diisi satu orang petugas.

Akibatnya pun penumpang mengular hingga membentuk dua barisan. Mereka menunggu giliran untuk membeli tiket. Tak cuma itu, antrian juga terjadi di gate out. Seorang petugas keamanan tampak sibuk membantu penumpang melakukan tap out.

Lagi-lagi penyebab karena pintu out hanya satu yang difungsikan. Satu lagi ditutup menggunakan pembatas.

Pemandangan menggelitik lainnya, banyak penumpang duduk-duduk di lantai sembari makan-makan snack seperti suasana sedang piknik di lokasi wisata. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. MRT
  3. Transportasi Umum
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini