Anies Ungkap Alasan Jakarta Mulai Jalani Masa Transisi

Kamis, 4 Juni 2020 16:17 Reporter : Yunita Amalia
Anies Ungkap Alasan Jakarta Mulai Jalani Masa Transisi Anies Baswedan. ©Liputan6.com

Merdeka.com - Aktivitas ekonomi, sosial, budaya secara bertahap mulai beroperasi seiring dengan pelonggaran pembatasan sosial. Langkah ini diambil setelah estimasi reproduction active (Rt) Covid-19 di Jakarta pada hari ini berada di level 0,99.

"Nilai Rt virus kita alhamdulillah turun terus per hari. Hari ini Rt kita 0,99," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (4/6).

Dia menjelaskan, terdapat tiga indikator untuk melakukan pelonggaran pembatasan sosial, yaitu; epidemiologi, kesehatan publik dan fasilitas kesehatan.

Berdasarkan epidemiologi, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan tren PDP di Jakarta yang fluktuatif cenderung meningkat, tren kasus positif yang fluktuatif cenderung menurun, dan tren kematian selalu menurun. Atas tren tersebut skor secara epidemiologi sebesar 75.

Dilihat secara kesehatan publik, tren jumlah tes PCR di Jakarta yang fluktuatif cenderung meningkat, proporsi di rumah saja di perkotaan 50-70 persen dengan skor 70.

Fasilitas Kesehatan, jumlah ventilator dan jumlah APD di Jakarta ada peningkatan dan memenuhi kebutuhan, dengan skor 100.

Total skor dari ketiga indikator tersebut di DKI Jakarta adalah 76. Sehingga, Anies memutuskan pembatasan sosial dapat mulai dilonggarkan secara bertahap dengan tetap waspada terhadap lonjakan kasus.

"Jika dilihat dari kasus positif harian dan jumlah kematian harian per tanggal 3 Juni 2020, grafik di Jakarta relatif turun, dari grafik nasional dan luar DKI Jakarta. Setiap kebijakan yang dilaksanakan dengan disiplin oleh masyarakat, 2-3 minggu kemudian baru muncul efeknya, trennya di Jakarta melandai," terangnya.

1 dari 1 halaman

Selain itu, imbuhnya, dari maping kelurahan menurut kecepatan laju Incident Rate (IR) Covid-19 per 100.000 penduduk, pada periode 15-30 Mei 2020, mayoritas wilayah Jakarta juga sudah berwarna hijau (laju IR 0) dan kuning (laju IR 0,1-24,63).

"Artinya, kita bisa mengubah itu. Kita berhasil mengubah tempat-tempat yang berwarna merah sebelumnya, menjadi hijau. Tapi, kita masih punya PR untuk mengubah beberapa tempat lain menjadi berwarna hijau," jelasnya.

Namun, mengingat potensi penularan masih dapat terjadi, apalagi masih terdapat 66 RW yang rawan penularan Covid-19, maka Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta menetapkan PSBB diperpanjang dan bulan Juni sebagai masa transisi.

"Semua sanksi terhadap pelanggaran PSBB akan tetap berlaku. Pelanggaran kewajiban menggunakan masker juga akan ditindak," tegasnya.

Dalam masa transisi menuju masyarakat yang aman, sehat, dan produktif, Pemprov DKI Jakarta melakukan periode edukasi dan pembiasaan terhadap pola hidup sehat dan aman sesuai protokol Covid-19. Selanjutnya, periode transisi dari masa pembatasan menuju perluasan kegiatan sosial-ekonomi produktif.

Masa transisi dirancang dengan dua fase: Fase I dan Fase II. Setiap Fase berlaku satu bulan, dan bisa diperpanjang sesuai hasil pemantauan kondisi pengendalian Covid-19.

Pemprov DKI Jakarta juga akan menerapkan kebijakan Rem Darurat dalam masa transisi ini.

"Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan dan menerapkan kembali pengetatan," tutup Anies. [fik]

Baca juga:
PSBB di Jakarta Diperpanjang, Ganjil-Genap Tak Berlaku hingga 12 Juni 2020
DKI Masuk Masa Transisi, KCI Siapkan 60 Kereta Tambahan Antisipasi Penumpukan
Mal Jakarta Dibuka 15 Juni, Tingkat Kunjungan Tak Langsung Pulih 100 Persen
Antrean Warga Serbu Layanan SIM Keliling di Masjid At-Tin Jakarta Timur
Suasana PSBB Hari Terakhir di Pusat Perbelanjaan Depok
DKI Masa Transisi, Ibu Hamil, Balita & Lansia Dilarang Datangi RPTRA
Anies Perpanjang PSBB Jakarta, Juni Jadi Masa Transisi
Survei Lapor Covid-19: Warga DKI Jakarta Belum Siap New Normal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini